Karakter Kumamon Kereta Api Bawah Tanah di Jepang Masuk Tokyo, Dukung Pemulihan Bencana Kumamoto

Bencana alam besar di Kumamoto bagian selatan Jepang tanggal 15 April 2016 masih belum memulihkan 100 persen kondisi kehidupan wilayah itu.

Karakter Kumamon Kereta Api Bawah Tanah di Jepang Masuk Tokyo, Dukung Pemulihan Bencana Kumamoto
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Karakter Kumamon bersama kereta api (insert) dan kereta api Ginza Line bawah tanah di Tokyo yang dioperasikan mulai Senin (5/3/2018) hingga Mei mendatang dengan gambar karakter Kumamon. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Bencana alam besar di Kumamoto bagian selatan Jepang tanggal 15 April 2016 masih belum memulihkan 100 persen kondisi kehidupan wilayah itu.

Karakter terkenal Jepang, Kumamon ikut aktif membantu kali ini dengan promosi ke Tokyo lewat kereta api bawah tanah Ginza Line dan penjualan produk Kumamoto di jaringan Subways Metro Tokyo.

"Kami ingin segera pulih 100 persen kondisi di Kumamoto dan salah satunya kerja sama kami dengan Kumamon ini sampai Mei mendatang," ungkap Fumi Koshiba, Tokyo Metro, yang mengorganisir kerja sama kereta api bawah tanah Tokyo dengan Kumamon.

Pembangunan dan pemulihan Kumamoto masih terus dilakukan hingga kini. Tidak sedikit dana dibutuhkan.

Baca: Mahfud MD Bukan Tak Mau Jadi Cawapres Tapi Tak Ingin

Oleh karena itu bantuan dari penduduk Tokyo pun dibutuhkan dengan menjual berbagai produk Kumamoto di Tokyo.

Kereta api Gina Line bawah tanah Tokyo antara Asakusa ke Shibuya dengan motif Kumamon ini akan dilakukan hingga 31 Mei mendatang.

Berbagai tulisan menyemangati dan promosi Kumamoto juga dicantumkan pada gerbong kereta api tersbut seperti "Kirei Kumamoto" atau Kumamoto Cantik.

Saat dimulainya promosi ini kemarin cukup banyak perhatian masyarakat yang melihat desain Kumamon di kereta api bawah tanah ini khususnya saat kereta api berada di stasiun besar Ueno Tokyo.

"Bagus sekali kereta api ini, lucu ya," ungkap Kanae Fujimura, wanita warga Tokyo kepada Tribunnews.com, Senin (5/3/2018).

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help