BBC

Cina setujui Xi Jinping menjadi 'presiden seumur hidup' setelah pasal pembatasan masa jabatan dicabut

Parlemen Cina menyetujui pencabutan pasal di konstitusi yang memungkinkan Xi Jinping menjadi presiden seumur hidup.

Parlemen Cina menyetujui pencabutan pasal di konstitusi yang membatasi masa jabatan presiden hanya dua kali periode dalam 10 tahun.

Sebuah langkah politik yang dianggap efektif untuk memungkinkan Presiden Xi Jinping menjadi presiden seumur hidup.

Perubahan ini disahkan dalam Kongres Rakyat Nasional -yang merupakan parlemen Cina- yang berakhir hari Minggu (11/03).

Hanya dua delegasi yang menentang perubahan itu, tiga orang abstain, sementara sisanya yaitu 2.964 suara menyetujuinya.

Dengan keputusan ini, maka Presiden Xi Jinping akan tetap bisa menjabat setelah jabatan keduanya berakhir pada 2023 mendatang.

parlemen cina
AFP
Kongres Rakyat Nasional biasanya hanya menjadi pengesahan rancangan yang sudah disiapkan Partai Komunis Cina.

Sebelumnya, Cina telah membatasi dua masa jabatan bagi presidennya yaitu semenjak tahun 1990an.

Pembatasan masa jabatan selama 10 tahun ini ditetapkan oleh Deng Xiaoping untuk menghindari terulangnya kembali kekacauan dalam era Mao, yang memerintah lebih dari 30 tahun.

Dua pendahulu Xi Jinping mengikuti pola suksesi yang teratur, namun Xi, sejak berkuasa, sudah memperlihatkan bahwa dia ingin memiliki peraturan sendiri.

Diusulkan Partai Komunis Cina

Penghapusan pasal pembatasan masa jabatan presiden itu diusulkan oleh Partai Komunis Cina yang berkuasa penuh di negara itu.

Kongres Rakyat Nasional -yang merupakan parlemen Cina- biasanya lebih merupakan pengesahan atas usulan-usulan yang sudah lebih dulu disiapkan partai

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help