BBC

Sebelum dipecat, Menlu AS peringatkan publik soal ‘aksi Rusia’

Rex Tillerson resmi dipecat dari jabatannya sebagai menteri luar negeri oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sebelum didepak, Tillerson

Rex Tillerson resmi dipecat dari jabatannya sebagai menteri luar negeri oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sebelum didepak, Tillerson mewanti-wanti soal "aksi dan perilaku bermasalah Rusia".

Kepada para wartawan di kantor Departemen Luar Negeri AS, Tillerson sama sekali tidak mengucapkan terima kasih kepada Trump atau menyanjung kebijakan-kebijakannya.

Alih-alih, dia mengatakan upaya telah dilakukan untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan Cina sekaligus membuat Korea Utara patuh pada sanksi terkait program nuklir.

Namun, menurutnya, "Banyak pekerjaan untuk merespons aksi dan perilaku bermasalah pemerintah Rusia."

"Rusia harus meninjau secara hati-hati bagaimana aksinya sesuai dengan kepentingan rakyat Rusia dan dunia secara luas. Melanjutkan pada jalur yang ditempuh saat ini kemungkinan akan berujung pada semakin terisolasinya mereka, situasi yang tidak diminati siapapun," lanjut Tillerson.

Mantan orang nomor satu di ExxonMobil itu mengaku telah berbincang dengan Presiden Trump untuk memastikan kejelasan pada masa mendatang.

Meski Tillerson baru meninggalkan pekerjaannya pada 31 Maret, Wakil Menlu John Sullivan akan mengambil alih tugas-tugasnya sampai menlu baru dilantik.

"Yang terpenting adalah memastikan transisi mulus dan teratur pada saat negara in menghadapi tantangan keamanan nasional dan kebijakan yang signifikan," ujarnya.

https://twitter.com/realDonaldTrump/status/973540316656623616

Secara terpisah, Trump mengatakan ketidaksepakatannya dengan Tillerson menyangkut "beragam hal".

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help