Polisi Wanita Anti Yakuza Jepang Dikerahkan, Malahan Pacaran, Akhirnya Mengundurkan Diri

Polisi wanita itu sebenarnya baik tetapi malah akhirnya pacaran dengan anggota yakuza

Polisi Wanita Anti Yakuza Jepang Dikerahkan, Malahan Pacaran, Akhirnya Mengundurkan Diri
Richard Susilo
Markas besar kepolisian Jepang di Kasumigaseki Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari  Jepang

TRIBUNNEWS.COM, Tokyo -  Seorang polisi wanita Jepang usia 23 tahun yang dimasukkan ke dalam tim anti yakuza, diterjunkan ke lapangan, malahan pacaran dengan anggota mafia Jepang (yakuza) membocorkan rahasia polisi, terkena tindakan disiplin dan akhirnya mengundurkan diri.

"Polisi wanita itu sebenarnya baik tetapi malah akhirnya pacaran dengan anggota yakuza dan membocorkan rahasia polisi. Tindakan disiplin dilakukan dan dia memilih mengundurkan diri. Kami memohon maaf sedalamnya atas kejadian ini dan berusaha agar tak terulang di masa depan," papat pimpinan kepolisian yang membawahi 4 anak buat di bidang anti yakuza, Akitsugu Tsuchiya (52) Senin ini (19/3/2018).

Polisi wanita tersebut dari kepolisian Shinjuku, sebenarnya dikenakan tindakan disiplin dirumahkan 6 bulan, tetapi akhirnya dia memilih mengundurkan diri. Tersangka juga membocorkan rahasia polisi yang sedang menyelidiki yakuza, informasi diberikan kepada yakuza lewat pacarnya yang anggota yakuza.

Mulai Juli 2017 wanita polisi itu gabung ke bagian tim anti yakuza di kepolisian Shinjuku Tokyo.

Lalu bertemu dengan gengster berusia 30 tahunan dan pacarannya mulai akhir November tahun lalu.

Saat itu juga sebenarnya kepolisian Jepang sedang menyelidiki keributan antar gengster yakuza di Jepang dan ternyata hasil penyelidikan diberitahukan Desember 2017  ke pacarnya sang yakuza tersebut.

In December, the gang member asked her about the status of the investigation. Though reluctant at first, she did provide him with information, police said.

Hubungan keduanya berakhir setelah yang lelaki meminta uang dari polisi wanita tersebut Januari lalu. Lalu hubungan itu langsung diketahui kalangan kepolisian dan pengusutan internal dilakukan dengan berakhir pengakuan polisi wanita tersebut.

"Kami akan coba untuk meningkatkan disiplin internal di kepolisian supaya tidak terulang lagi kejadian seperti ini," tambah Tsuchiya.

Info lengkap yakuza dan seminar yakuza April mendatang ke email: yakuzaindonesia@ymail.com  dengan  subject: Seminar Yakuza

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help