Kim Jong Un Minta Petunjuk Xi Jinping Sebelum Pertemuan Dengan Presiden AS Trump Bulan Mei

Kunjungan Kim Jong-un pertama kali ke China sejak dia menjadi Pemimpin Korut tahun 2011.

Kim Jong Un Minta Petunjuk Xi Jinping Sebelum Pertemuan Dengan Presiden AS Trump Bulan Mei
Richard Susilo
Kereta api khusus hijau strip kuning di tengahnya khusus untuk Pemimpin Korut dipakai Kim Jong Un kemarin mengunjungi Peking China 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemimpin Korea Utara (Korut) Yong-un bersama adik perempuannya Kim Yo-jong, mengunjungi Peking China sejak kemarin dengan kereta api khusus hijau dengan strip kuning di tengahnya, kereta api yang pernah ditumpangi mantan pemimpin Korea Utara Kim Jong Il, mendiang ayah Kim Jong Un, ke Beijing dalam tahun 2011 dan mempunyai 21 gerbong.

"Tidak salah lagi itu Kim Jong-un bersama diknya Kim Yo-jong yang akan konsultasi dengan pemimpin China Xi Jinping sebelum mereka melakukan pertemuan dengan Presiden Korsel bulan April dan Presiden AS Donald Trump bulan Mei," papar sumber Tribunnews.com Selasa ini (27/3/2018).

Kunjungan Kim Jong-un pertama kali ke China sejak dia menjadi Pemimpin Korut tahun 2011.

Iring-iringan mobil hitam dengan pengawalan sangat ketat polisi China adalah level tertinggi untuk kepala negara.

"Melihat iringan mobil itu dengan susunan pengawalan dan mobil pangawal yang ada jelas itu level Kepala Negara bukan sembarangan," lanjutnya.

Penyeberangan kereta api lewat jembatan Persahabatan kedua negara ke Dandong dengan kereta api langsung berhenti di stasiun Peking dan langsung ditutupi segalanya sehingga tak kelihatan dari luar.

Khusus stasiun Peking sejak kemarin ditutupi khusus papan tripleks penuh dari bawah sampai ke atas sehingga tak ada kemungkinan mengintip dari arah mana pun apabila penumpang ke luar dari kereta api langsung menuju mobil penjemput.

Kunjungan ke China pemimpin Korut tersebut hanya satu malam saja dan Selasa sore ini (27/3/2018) sekitar jam 16 waktu China sudah kembali lagi ke Korut.

"Setelah Pemimpin Korut itu pulang ke negerinya biasanya barulah dilakukan jumpa pers memberitahu ada kunjungan beliau ke China."

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help