Sumitomo Forestry Jepang Juga Bantu Teliti dan Kembangkan Kayu di Indonesia

Di KTI memang kita punya bagian kecil semacam laboratori untuk meneliti dan mengembangkan kayu

Sumitomo Forestry Jepang Juga Bantu Teliti dan Kembangkan Kayu di Indonesia
Richard Susilo
General manager Institut Penelitian Tsukuba Sumitomo Forestry Co.Ltd., Ichiro Nakajima (59) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sumitomo Forestry Co.Ltd. (SF) ternyata juga ikut membantu meneliti dan mengembangkan PT Kutai Timber Indonesia (KTI) didirikan September 1970 antara SF dan PT Kaltimex Jaya yang kemudian 99% sahamnya dimiliki SF bulan Desember 2001.

"Di KTI memang kita punya bagian kecil semacam laboratori untuk meneliti dan mengembangkan kayu supaya bisa menciptakan kayu terbaik di Indonesia bagi keperluan Indonesia sendiri," papar General manager Institut Penelitian Tsukuba Sumitomo Forestry Co.Ltd., Ichiro Nakajima (59) khusus kepada Tribunnews.com Selasa ini (27/3/2018).

Menurut Nakajima yang lebih dari 10 kali bolak balik ke Indonesia antara tahun 1980-an hingga tahun 2000, hasil pengembangan kayu tersbeut juga ikut membantu penghijauan, penanaman di pegunungan Bromo sehingga hutannya semakin baik.

"Kita coba cari kayu terbaik terkuat dan tahan akan hampa dengan penelitian yang ada di sana. Pengembangan itu untuk penghijauan pohon agar menjadi pohon dan kayu yang baik nantinya bisa dipasok bagi keperluan Indonesia sendiri yang saat ini sedang aktif membangun sehingga kebutuhan semakin meningkat."

Bulan Oktober 1973 pabrik kayu lapis dan kayu dibangun di Probolinggo, Jawa Timur dan mulai beroperasi Desember 1974. Namun bagian kehutanan ditutup tahun 1983.

Bulan April 1989 "Kutai Raya Dua", sebuah kapal transportasi kayu diluncurkan. Kemudian Desember 1991 PT.Kutai Timber Indonesia bekerja sama dengan Sumitomo Forestry Co., Ltd memulai "Proyek Penelitian untuk Reboisasi Hutan Hujan Tropis".

Tahun 1993 Produksi kayu lapis ukuran panjang dimulai.

Bulan September 1997 KTI mendapatkan sertifikat ISO 9002, sertifikasi kualitas produk oleh International Organization for Standardization.

Lalu Desember 1998 Penelitian tentang kerja sama reboisasi dilanjutkan.

Pada tahun 2000 Yayasan Pendidikan KTI didirikan, untuk memperingati 30 tahun KTI dan Juli 2001 KTI mendapat sertifikasi manajemen lingkungan internasional ISO 14001 oleh International Organization for Standardization.

Bulan November 2005 Pembangunan pabrik papan partikel dimulai dan Januari 2008 Pabrik Papan partikel memulai operasi.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help