Jepang Membuka Pendaftaran Kembali Bagi Peserta Kompetisi Manga Internasional Ke-12

Pendaftaran harus dikirim ke misi diplomatik Jepang di luar negeri (tidak termasuk misi permanen)

Jepang Membuka Pendaftaran Kembali Bagi Peserta Kompetisi Manga Internasional Ke-12
Richard Susilo
Ilustrasi Japan International Manga Award 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang lewat Kementerian Luar Negeri Jepang khususnya dan The Japan Foundation membuka kembali pendaftaran bagi kompetisi internasional Manga Jepang ke-12.

"Kita sangat berharap semakin banyak peserta kompetisi manga internasional ini dari Indonesia karena kami yakin banyak bakat yang baik di Indonesia untuk menjadi mangaka hebat nantinya," papar sumber Tribunnews.com Kamis ini (29/3/2018).

Pendaftaran dibuka mulai 2 April 2018 hingga Jumat, 15 Juni 2018.

Pendaftaran harus dikirim ke misi diplomatik Jepang di luar negeri (tidak termasuk misi permanen) atau P.O. Box Alamat Panitia Penghargaan MANGA Internasional Jepang ke-12.

Informasi lengkap komperisi manga ini bisa dilihat lewat situsnya di: http://www.manga-award.mofa.go.jp/index_e.html

Penghargaan MANGA Internasional Jepang didirikan pada Mei 2007 atas prakarsa Menteri Luar Negeri, Taro Aso, dengan tujuan memberikan penghargaan kepada pencipta MANGA yang berkontribusi pada penyebaran budaya MANGA di luar negeri dan pertukaran budaya internasional melalui MANGA. Penghargaan ini telah diberikan setiap tahun sejak saat itu.

Di antara entri, Penghargaan emas akan diberikan untuk karya terbaik dan Penghargaan Perak untuk tiga karya luar biasa lainnya.

Para penerima beasiswa akan diundang ke Jepang oleh Japan Foundation untuk menghadiri upacara penghargaan.

Selama mereka tinggal di Jepang (umumnya selama 10 hari), mereka juga akan memiliki kesempatan untuk bertukar pikiran dengan para pencipta MANGA Jepang, mengunjungi perusahaan penerbitan dan melakukan perjalanan ke situs-situs lokal.

Sementara juara medali emas, perak dan perunggu di kompetisi sebelumnya (ke-11) tidak ada satu pun pemenang dari Indonesia.

Medali emas diraih manga-ka dari Kolombia,medali perak diperoleh peserta dari Perancis, Ukraina dan Taiwan. Sedangkan peraih perak diperoleh oleh peserta dari United Arab Emirates , HongKong, Inggris, China, Taiwan, Thailand dan Perancis.

Peraih hadiah perunggu dari Indonesia terakhir pada kompetisi ke-10 diterima dua orang masing-masing oleh Ann Maulina dengan karyanya berjudul Raruurien dan juga oleh Dimaz Sadewa dengan karyanya berjudul Woelan.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help