Politisi dari Indonesia Keluarkan Uang 10.000 Euro Per Bulan Untuk Main Cewek CE

Bahkan mengeluarkan uang bulanan sekitar 10000 Euro (sekitar Rp.170 juta) untuk wanita-wanita itu.

Politisi dari Indonesia Keluarkan Uang 10.000 Euro Per Bulan Untuk Main Cewek CE
Nick Edwards
Jan Zakobielski (20) pemilik dan pendiri dan pemilik Cinderella Escorts 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Politisi terkenal dari dua partai politik di Indonesia ternyata suka main wanita yang dipasok dari Cinderella Escorts (CE), agensi penyedia wanita eksklusif yang berbasis di Jerman.

Bahkan mereka mengeluarkan uang bulanan sekitar 10.000 Euro (sekitar Rp.170 juta)  untuk wanita-wanita itu.

"Politisi dari Indonesia tersebut ikut menikmati wanita CE. Bahkan salah satu dari politisi itu memiliki jimat. Dia menikmati kehidupan mewah salah satu wanita CE setiap bulan dengan 10.000 euro tanpa seks," ungkap  Jan Zakobielski (20) pemilik dan pendiri CE yang masih berusia 19 tahun dan akan menjadi 20 tahun di tahun 2018 ini, dalam wawancara eksklusif Tribunnews.com dengannya lewat email.

Siapa mereka itu bisa dijelaskan?

"Saya tidak akan mengungkapkan rincian data nasabah kami tentu saja. Ini adalah informasi yang sangat rahasia. Demikian pula soal transaksi kami, finansial kami tak akan kami ungkapkan."

 Apakah anda benar-benar telah melakukan kontak dan kontrak dengan mereka?

"Tentu saja kami telah melakukan kontrak dengan mereka. Saya tidak bisa berbicara tentang nama mereka. Kami sudah menyelesaikan kontrak dengan baik dan kami rahasiakan dengan baik. Saya hanya bisa memberi tahu Anda beberapa info lebih eksklusif. "

Apa itu ya?

"Politisi Indonesia yang di inginkan adalah membersihkan rumah wanita CE yang dibayarnya, melayaninya dan memijat kaki wanita tersebut. Suatu kegiatan yang memang agak aneh mungkin. Saya kira dia memiliki pembantu rumah di Indonesia dan memiliki  kekuatan serta pengaruh yang besar di Indonesia. Oleh karena itu dia suka untuk ber-expirience untuk hal-hal  yang berlawanan juga bagi pribadinya."

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help