BBC

Kerusuhan di penjara Amerika Serikat, tujuh tewas

Tujuh tahanan tewas dan sedikitnya 17 lainnya terluka dalam kerusuhan di sebuah penjara dengan keamanan maksimum di negara bagian South Carolina,

Penjara di South Carolina
Reuters
Kerusuhan pecah di penjara di South Carolina, Amerika Serikat, menewaskan setidaknya tujuh orang.

Tujuh tahanan tewas dan sedikitnya 17 lainnya terluka dalam kerusuhan di sebuah penjara dengan keamanan maksimum di negara bagian South Carolina, Amerika Serikat.

Para pejabat berwenang menyebut, kekerasan pecah di fasilitas penjara pada Minggu (15/04) malam dan bisa diatasi pada Senin dini hari.

"Kerusuhan ini terkait perebutan wilayah dan penguasaan barang-barang selundupan," kata Departemen Pemasyarakatan South Carolina.

Para korban tewas akibat luka tusukan. Semua sipir penjara dan staf penegak hukum disebutkan selamat dan dalam keadaan aman.

"Orang-orang itu memperebutkan uang dan wilayah di dalam penjara," kata Bryan Stirling, direktur Departemen Pemasyarakatan South Carolina.

Selama hampir delapan jam, terjadi "beberapa sengketa" di tiga unit penjara di Lembaga Pemasyarakatan Lee, katanya melalui Twitter.

"Insiden di Lee Correctional Institution mengakibatkan 17 narapidana membutuhkan perawatan medis di luar dan tujuh narapidana terbunuh," tulis cuitan itu.

Beberapa narapidana ditikam atau disayat dengan pisau buatan sendiri, yang lain nampaknya dipukuli, kata petugas koroner Larry Logan, kepada kantor berita Associated Press.

https://twitter.com/SCDCNews/status/985818325262520327


https://twitter.com/LeeCountyFire/status/985812601295835136


LP Lee, yang dibuka pada 1993 di sekitar 80 km timur ibu kota negara bagian Columbia, menampung lebih dari 1.500 narapidana pria pelaku kekerasan dan narapidana yang memiliki masalah perilaku.

Pada Maret lalu, seorang petugas di penjara "dilumpuhkan" dan ditahan oleh narapidana yang menguasai suatu bagian gedung selama lebih dari satu jam.

Namun kerusuhan penjara yang menelan korban tewas relatif jarang terjadi di AS.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help