BBC

Pertumbuhan Cina 6,8%, melampaui target yang dipatok

Data pemerintah Cina memperlihatkan ekonomi tumbuh 6,8% di kuartal pertama -yang lebih baik dari yang diperkirakan- namun pengamat memperingatkan

Perekonomian Cina tumbuh 6,8% di kuartal pertama dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang lebih baik dari yang diperkirakan banyak pihak, demikian menurut data resmi.

Angka pertumbuhan pada Januari hingga Maret juga di atas target pertumbuhan tahunan 2018 yang dipatok oleh Beijing "sekitar 6,5%".

Sejumlah data menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi Cina ini dibantu oleh menguatnya permintaan konsumen.

Namun demikian, ada kekhawatiran bahwa pertumbuhan perekonomian itu tetap dibayang-bayangi masalah kenaikan tingkat utang.

Pemerintah Cina berupaya menahan pembengkakan utang dan gelembung properti -ditandai melonjaknya harga perumahan akibat meningkatnya permintaan- yang akan menganggu pertumbuhan.

Amy Zhuang -pengamat ekonomi Cina di Nordea Bank di Singapura- menggambarkan angka pertumbuhan Cina di kuartal pertama sebagai 'solid' namun pada saat bersamaan berpendapat ada tanda-tanda momentum positif itu akan melemah akibat pasar properti yang melemah.

Bagaimanapun, pertumbuhan ekonomi Cina ini terjadi di tengah kekhawatiran atas prospek ekspor Cina yang dibayang-bayangi oleh ketegangan hubungan dangan dengan AS, mitra dagang terbesarnya.

Terhadap kekhawatiran seperti itu, Bo Zhuang, ahli ekonom Cina di lembaga riset TS Lombard, mengatakan kepada BBC bahwa pertumbuhan ekspor merupakan risiko yang terbesar pada 2018.

Adapun Amy Zhuang mengatakan pasar saham sudah berada pada nilai sejalan dengan risiko terbesar perang dagang, namun perusahaannya yakin bahwa kedua pihak bisa mencapai kesepakatan terkait perang dagang itu.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Cina sepanjang 2018 akan dibayang-bayangi oleh dampak dari usulan tarif dagang AS.

Itulah sebabnya, banyak pengamat Cina menyarankan agar semua pihak berhati-hati dengan angka pertumbuhan ekonomi Cina seperti yang dilansir otoritas negara itu.

Julian Evans-Prtichard, pengamat ekonom Cina di Capital Economics, mengatakan angka pertumbuhan ekonomi Cina harus disikapi dengan seksama dan hati-hati, apalagi tumbuh stabil dalam beberapa tahun terakhir.

"Walau kami tidak berpendapat ekonomi Cina tumbuh pesat sesuai dengan angka resmi yang diumumkan, ada bukti meluas bahwa pemulihan di bidang industri mencegah anjlok yang terlalu besar pada kuartal berikut.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help