Staf SDF Kesal Juluki Anggota Parlemen Musuh Negara, Panglima Jepang Minta Maaf

Konishi pun langsung menanggapi bahwa ucapan tersebut tidak pantas bahkan melanggar hukum yang ada.

Staf SDF Kesal Juluki Anggota Parlemen Musuh Negara, Panglima Jepang Minta Maaf
Richard Susilo
Hiroyuki Konishi (46) anggota parlemen Jepang, kelahiran Tokushima anggota partai oposisi Partai Demokratik Jepang (DPJ) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS, TOKYO - Seorang anggota partai oposisi Jepang dari partai demokratik (DPJ) kelahiran Tokushima, anggota majelis tinggi Hiroyuki Konishi (46) Senin lalu (16/4/2018) dipanggil sebagai Musuh Negara Jepang oleh seorang anggota pasukan beladiri (SDF) Jepang di depan kantornya di daerah nagatacho Tokyo, Panglima Jepang, Laksamana Katsutoshi Kawano, Panglima pasukan bela diri Jepang, Chief of Staff Joint Staff Jepang hari ini (17/4/2018) langsung meminta maaf kepada masyarakat.

"Tidak selayakny amemang kalau anggota kami menyatakan demikian, masih dalam penyelidikan, tetapi kami minta maaf atas perbuatannya tersebut," papar kawano Selasa ini (17/4/2018).

Senin kemarin Konisi merasa terancam oleh ucapan seorang anggota SDF di depan kantornya di Nagatacho, "Kamu itu musuh negara Jepang tahu gak!" tekan anggota SDF tersebut.

Konishi pun langsung menanggapi bahwa ucapan tersebut tidak pantas bahkan melanggar hukum yang ada.

"Ini dilakukan sebagai kekuatan pertahanan diri, dan hal itu harus berurusan dengan hukum  serta peraturan yang ada," ungkap Konishi.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Itsunori Onodera mengatakan bahwa dia telah menerima laporan tersbeut dan mengungkapkan, "Jika ada hal seperti itu,  jelas akan menjadi masalah apalagi sebagai anggota dan  staf SDF, jadi saya ingin mengkonfirmasi fakta dan merespons dengan tepat."

Onodera pun meminta maaf., ""Saya minta maaf jika saya membuat Anda merasa tidak nyaman, saya pikir ada sesuatu yang  tentu saja sebagai salah satu warga, tetapi apakah saya akan mengatakan itu adalah posisi di mana saya ditempatkan Kita harus menanggapinya."

Panglima Kawano berjanji akan menyelidiki dan melihat kemungkinan adanya tindakan disiplin keras lebih lanjut kepada staf SDF tersebut.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help