Ketua Japinda Minta Maaf JK Tak Hadiri Perayaan Hubungan Persahabatan 60 Tahun Indonesia-Jepang

Fukuda juga menekankan pentingnya investasi Jepang di Indonesia sedikitnya 5 miliar dolar AS per tahun saat ini.

Ketua Japinda Minta Maaf JK Tak Hadiri Perayaan Hubungan Persahabatan 60 Tahun Indonesia-Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ketua Bappenas Bambang Brodjonegoro, mewakili Wakil Presiden Jusuf Kalla membacakan kata sambutan. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mantan Perdana Menteri Jepang dan Ketua Asosiasi Jepang Indonesia (Japinda), Yasuo Fukuda meminta maaf kepada para undangan yang hadir pada pembukaan perayaan hubungan persahabatan 60 tahun Indonesia - Jepang, Jumat (20/4/2018).

"Kami minta maaf atas ketidakhadiran Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla yang karena kesibukannya tidak bisa menghadiri acara ini," ungkap Fukuda.

Fukuda juga menekankan pentingnya investasi Jepang di Indonesia sedikitnya 5 miliar dolar AS per tahun saat ini.

"Oleh karena itu kami melihat pentingnya hubungan kedua negara dan berharap bisa lebih semakin baik di masa depan," tambahnya.

Baca: Kecelakaan di Yamanashi Jepang, 7 WNI Terluka, Satu di Antaranya Dilarikan ke RS Pakai Helikopter

Sementara itu JK menekankan agar Jepang dapat menerima lebih banyak lagi tenaga kerja Indonesia terutama para perawat dan penopang lansia yang juga sangat dibutuhkan Jepang.

Insentif pajak bagi investasi asing juga disinggung oleh JK yang sambutannya dibacakan oleh Menteri/Ketua Bappenas Indonesia, Bambang Brodjonegoro.

"Indonesia sudah bagus perekonomiannya tetapi perekonomian dunia juga ikut mempengaruhi perekonomian dalam negeri. Belum lagi ketegangan politik seperti laut China Selatan dan sebagainya. Berharap semua konflik dapat terselesaikan dengan baik," ungkap JK.

Robot dan otomatisasi serta kemajuan teknologi juga akan mempengaruhi ekonomi dengan positif dan negatifnya.

Baca: Tiga Pecalang Pukul Polisi Dihukum 4 Bulan Penjara

"Jadi kita mesti berhati-hati menghadapi kemajuan teknologi pula," katanya.

Kemiskinan juga ikut disinggung JK dan upaya untuk mensejahterakan masyarakat.

JK mengajak kedua negara agar bisa membantu dunia mencapai perdamaian dan kesejahteraan dengan pengalaman yang ada kedua negara.

"Kami berharap hubungan kedua negara semakin mesra bukan hanya peringatan 60 tahun ini saja," kata dia.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help