Pelajar Jepang SD 7 Tahun Disangka Tertabrak Kereta Api Ternyata Dibunuh Keji Di Rel

Kami menemukan bukti bahwa gadis pelajar itu tersebut ternyata dibunuh keji oleh seseorang kemarin malam

Pelajar Jepang SD 7 Tahun Disangka Tertabrak Kereta Api Ternyata Dibunuh Keji Di Rel
Richard Susilo
Lokasi pembunuhan pelajar SD wanita usia 7 tahun di Nishiku kota Niigata Jepang dengan polisi berjaga di latar belakang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang gadis pelajar SD Jepang kelas 2 yang kemarin malam ditemukan tewas, disangka tertabrak kereta api, di pinggiran rel kereta, ternyata dibunuh keji oleh tersangka yang masuh jadi buronan polisi hingga malam ini (8/5/2018).

"Kami menemukan bukti bahwa gadis pelajar itu tersebut ternyata dibunuh keji oleh seseorang kemarin malam sebelum datangnya kereta api JR Echigo line ke lokasi ditemukan jasad gadis tersebut," papar sumber Tribunnews.com malam ini, Selasa (8/5/2018).

Tamaki Omomo (7) setelah dilakukan otopsi oleh pihak yang berwajib ternyata terbukti masa pembunuhan keji sehingga kehilangan nafas dan meninggal lalu dibuang di pinggir jalan rel kereta api daerah Nishiku Niigata, sehingga kelihatan kecelakaan kereta api, tambahnya.

Polisi Nishiku menduga kuat si kecil itu dicekik habis oleh pelaku yang sangat keji itu. Masih belum tahu motif pembunuhan gadis kecil tersbeut.

Pagi harinya Tamaki masuk sekolah seperti biasa. Jalan kaki dari rumah sampai ke sekolahnya hanya sekitar 10 menit saja.

Karena sampai malam hari anak itu tidak pulang ke rumah, ibunya langsung lapor ke kepolisian Nishiku dan langsung dilakukan pencarian oleh polisi.

Di jalur JR Echigo antara stasiun Aoyama dengan stasiun Kobari di daerah Nishiku Niigata, akhirnya ditemukan gadis tersbeut sekitar jam 10 malam kemarin (7/5/2018).

Terakhir jalan bersama temannya hingga jam 3 sore kemarin sore lalu tak kembali ke rumahnya.

Kemudian 30 staf sekolah semua berpencar mencari Tamaki yang tetap tidak ditemukan dan jam 19:00 kemarin (7/5/2018) melaporkan ke polisi Nishiku.

Polisi menemukan di pinggir rel kereta api dan menyangka tertabrak kereta api JR Echigo tersebut. Namun sore ini diumumkan polisi bahwa gadis itu bukan meninggal kecelakaan tetapi dibunuh dengan keji seseorang.

Sampai tengah malam Selasa ini (8/5/2018) polisi masih terus mencari pelakunya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help