SD Jepang Tempat Tamaki Sediakan 4 Konselor Bagi 700 Siswanya Untuk Curhat Mulai Hari Ini

Kita memang masih kaget dan dalam kepedihan mendalam karena ditinggal Tamaki.

SD Jepang Tempat Tamaki Sediakan 4 Konselor Bagi 700 Siswanya Untuk Curhat Mulai Hari Ini
Richard Susilo
Tamaki Omomo (7) Pelajar wanita Jepang SD Kelas 2 yang ternyata dibunuh 7 Mei lalu ditemukan sekitar jam 22:30 waktu Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Sekolah Dasar (SD) tempat korban Tamaki Omomo (7) yang tanggal 7 Mei lalu ternyata dibunuh dengan keji oleh seseorang masih dalam burunan polisi, mulai hari ini Rabu (9/5/2018) menyediakan 4 konselor untuk menerima curhat sekitar 700 murid SD di sana.

"Kita memang masih kaget dan dalam kepedihan mendalam karena ditinggal Tamaki. Tapi bagi yang ada sekitar 700 siswa SD ini mulai sekarang kami sediakan 4 guru bagi yang mau curhat mengenai dirinya. Ungkapkan segalanya kepada para konselor tersebut, jangan sampai kejadian seperti ini  terulang kembali," papar Kepala Sekolah SD, Yutaka Hasegawa Rabu ini (9/5/2018).

Tamaki Omomo (7) setelah dilakukan otopsi oleh pihak yang berwajib ternyata terbukti dibunuh keji sehingga kehilangan nafas dan meninggal lalu dibuang di pinggir jalan rel kereta api daerah Nishiku Niigata, sehingga kelihatan seolah seperti kecelakaan kereta api.

Daerah pembunuhan tersebut adalah daerah pemukiman dan ternyata memang rawan kejahatan. Di masa lalu ada kasus perampokan, lalu kasus pencurian bra dan celana dalam, serta hal-hal lain.

Pagi hari tanggal 7 Mei,Tamaki masuk sekolah seperti biasa. Jalan kaki dari rumah sampai ke sekolahnya hanya sekitar 10 menit saja.Pulangnya sampai perlintasan kereta api dekat rumahnya (tinggal sekitar 300 meter dari rumahnya, Tamaki berpisah dengan temannya, lalu dia masuk jalan kecil perumahan di pinggir rel kereta api berjalan sendiri sekitar jam 15:00 waktu Jepang.

Sekitar jam 15:20 ibunya menelpon sekolah karena karena Tamaki belum sampai rumah tak ada kabar. Kemudian 30 staf sekolah semua berpencar mencari Tamaki.

Tidak ditemukan juga, sekitar jam 17 lewat, ibunya melapor ke polisi dan selama kira-kira 5 jam melakukan pencarian dikerahkan sekitar 100 orang polisi, akhirnya ditemukan di pinggir jalan kereta api di jalur JR Echigo antara stasiun Aoyama dengan stasiun Kobari di daerah Nishiku Niigata.

Semula gadis disangka meninggal karena kecelakaan  kereta api tetapi melalui otopsi dibuktikan sang gadis dibunuh secara keji antara lain dicekik.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help