Ikatan 4 Ban Raksasa Trailer Seberat 30 Ton Terputus, Jalan Raya Utama Jepang Ditutup 8 Jam

Sebuah trailer raksasa yang membawa 4 ban truk raksasa lepas dan jatuh di jalan raya, Kamis (10/5/2018) malam karena tali pengikatnya putus.

Ikatan 4 Ban Raksasa Trailer Seberat 30 Ton Terputus, Jalan Raya Utama Jepang Ditutup 8 Jam
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Empat ban trailer dengan diameter 2,5 meter dan lebar 1 meter sedang dibenahi setelah terputus ikatannya. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah trailer raksasa yang membawa 4 ban truk raksasa, masing-masing dengan diameter 2,5 meter dan lebar ban 1 meter, lepas dan jatuh di jalan raya, Kamis (10/5/2018) malam karena tali pengikatnya putus.

"Ban raksasa bergulir menghantam trotoar sehingga rusak tapi tak ada korban jiwa," kata sumber Tribunnews.com, Jumat (11/5/2018).

Kejadian di jalan raya dekat perempatan jalan raya No.246 dan jalan raya No.255 di Kota Matsuda Perfektur kanagawa semalam sekitar jam 22.30.

Akibat tali terputus, ban tergulir di jalan raya utama tersebut membuat jalan raya harus ditutup selama 8 jam.

Pukul 06.30 pagi ini jalan raya dibuka kembali setelah dilakukan perbaikan dan mengikat kembali empat ban raksasa tersebut.

Baca: Jadi Korban Penyanderaan Napi Teroris, Iptu Sulastri Didoakan Cepat Sembuh

Kejadian di jalan raya Matsuda Sora, Kota Matsuda, tiba-tiba tali terputus dan roda ban raksasa jadi terguling tergeletak di jalan raya dan sopir langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Alat berat tersebut beserta ban raksasa sebenarnya untuk pekerjaan konstruksi di jalan tol yang baru di Jalan Tol Tomei Expressway.

Dalam perjalanan menuju lokasi proyek konstruksi tersebut tali terputus sehingga ban raksasa seberat 30 ton (4 ban) berantakan ke jalan raya Matsuda Sora.

Lokasi kecelakaan sebenarnya agak menikung sehingga kemungkinan tali tidak kuat menahan beban berat akibat menahan beban di tikungan tersebut.

Setelah pekerjaan pengikatan kembali selesai dan trailer dipinggirkan kembali agar jalan raya utama dapat digunakan kembali bagi kendaraan umum seperti biasa.

Trailer raksasa diperkenankan kembali beroperasi jalan di jalan utama tersebut malam hari agar tidak mengganggu arus lalu lintas umum.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help