BBC

Anwar Ibrahim dijadwalkan bebas dari penjara, kapan ia bisa menjabat sebagai perdana menteri Malaysia?

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim hari ini direncanakan bebas dari hukuman penjara melalui pengampunan raja, seminggu setelah

Dan ketika beraudiensi dengan raja di hari pelantikannya sebagai perdana menteri ketujuh Malaysia, Mahathir Mohamad membahas persoalan itu dengan raja dan menurutnya, Anwar akan segera dibebaskan lewat mekanisme penangampunan secara penuh oleh raja.

Maknanya Anwar langsung bisa terjun ke dunia politik dengan pengampunan penuh ini.

Sesuai undang-undang Malaysia, mantan narapidana dilarang berpolitik dalam jangka waktu lima tahun setelah dibebaskan, kecuali mendapatkan pengampunan dari Yang Dipertuan Agong.

Pengacara yang juga menjadi pengurus PKR, Latheefa Koya, mengaku tidak bisa membeberkan landasan yang diajukan dalam permohonan pengampunan karena raja belum mengambil keputusan sidangnya belum dimulai.

Namun sebelumnya, putri sulung Anwar, Nurul Izzah, mengatakan dasar permohonan adalah 'kegagalan sistem hukum untuk mencapai keputusan yang adil'.

Kapan Anwar Ibrahim menjadi perdana menteri?

Meski bebas dan langsung terjun ke panggung politik, Anwar Ibrahim tidak serta merta bisa mengambil estafet kepemimpinan Malaysia. Pasalnya, peraturan negara itu mengharuskan perdana menteri haruslah menjadi wakil rakyat.

"Datuk Seri Anwar Ibrahim mesti menjadi anggota parlemen terlebih dahulu. Mesti ada hal yang namanya pilihan raya kecil (pemilu sela) di salah satu konstituensi yang saya pikir akan menyebabkan salah seorang anggota parlemen dari PKR akan mundur," jelas ahli sejarah dan pemerintahan, Profesor Zainal Kling, yang sebelumnya mengajar di Universiti Utara Malaysia.

Skenario seperti itu pernah terbukti ketika pada tahun 2008, Wan Azizah Wan Ismail, presiden PKR dan istri Anwar Ibrahim, melepaskan kursi parlemen dari daerah pemilihan Permatang Pauh untuk membuka jalan bagi Anwar menjadi anggota parlemen pada tahun itu juga.

PM Mahathir Mohamad sebelumnya juga sudah menegaskan ia tidak akan langsung menyerahkan estafet kepemimpinan ke Anwar tetapi ia akan menduduki jabatan itu selama dua tahun dulu.

Dan dalam pernyataan terbaru Selasa (15/05) perdana menteri yang juga pernah menjadi perdana menteri selama 22 tahun tersebut mengatakan, "Dalam tahap awal, mungkin berlangsung selama satu atau dua tahun, saya lah perdana menterinya."

Mungkinkah Mahathir ingkar janji?

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help