BBC

Anwar Ibrahim dijadwalkan bebas dari penjara, kapan ia bisa menjabat sebagai perdana menteri Malaysia?

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim hari ini direncanakan bebas dari hukuman penjara melalui pengampunan raja, seminggu setelah

Sama-sama berlabuh di UMNO, komponen terbesar dalam koalisi Barisan Nasional yang berkuasa, Mahathir Mohamad menghendaki Anwar Ibrahim sebagai penggantinya di partai dan otomatis di puncak pemerintahan. Ia dipercaya memegang posisi menteri keuangan, selain menjabat wakil PM.

Akan tetapi kemesraan hubungan mereka berakhir ketika kedua tokoh itu berseberangan tentang kebijakan ekonomi yang ditempuh Malaysia dalam menghadapi krisis ekonomi Asia tahun 1997. Anwar dengan pengaruh politiknya dianggap menyaingi Mahathir.

Anwar lantas divonis penjara dalam dakwaan korupsi pada 1999. Selama penahanan ia dilaporkan dipukuli hingga matanya lebam. Pada tahun berikutnya sosok yang dikenal sebagai tokoh reformasi itu dijatuhi hukuman penjara dalam kasus sodomi. Di Malaysia pun kemudian lahir gerakan reformasi yang sudah terlebih dulu bergulir di Indonesia.

Namun kubu Anwar meyakini Mahathir dan juga zaman sudah berubah sehingga tak ada yang diragukan lagi terhadap mantan musuh bebuyutan kubu koalisi itu.

"Saya menilai, mencermati tindak tanduk Dr Mahathir Mohamad sejak beliau meninggalkan UMNO sampai sekarang. Dan Insya Allah kita mau lebih banyak orang bergabung lagi. Malaysia hanya dapat berjaya jika disatukan dengan prinsip dan kemauan untuk melaksanakan agenda berkabjikan untuk rakyat," kata anggota parlemen dari PKR, Nurul Izzah, yang juga merupakan putri sulung Anwar Ibrahim.

Bersatunya dua tokoh kuat Malaysia berhasil menggulingkan koalisi Barisan Nasional yang telah memerintah selama 61 tahun. Persekutuan yang telah dibentuk ini memerlukan satu sama lain.

"Tun Mahathir memerlukan Anwar, Anwar memerlukan Tun Mahathir untuk terus melangsungkan kegiatan politik mereka.

"Karena yang punyai partai yang sah itu partai Anwar Ibrahim, PKR. Walaupun Tun Mahathir memiliki partai sendiri, pada saat ini partainya dibekukan sementara karena masalah internal," kata pakar sejarah dan pemerintahan Malaysia, Profesor Zainal Kling.

Ia menggarisbawahi bahwa Mahathir dan Anwar nanti perlu melakukan penyesuaian meski pada tahap awal mereka saling melengkapi.

Kendaraan politik Mahathir Mohamad Partai Pribumi Bersatu Malaysia atau Bersatu masih memegang fondasi yang mengedepankan supremasi bumiputra, sama dengan UMNO, .

"Tapi Anwar di PKR sudah melebarkan ideologi, berdasarkan keadilan, berdasarkan gagasan, tidak lagi berdasarkan kelompok-kelompok etnik, yang menjadi azas dari kepemimpinan Dr Mahathir,"terang mantan pengajar di Universitas Utara Malaysia tersebut.

Yang juga duduk di Pakatan Harapan adalah Partai Aksi Demokratik (DAP), partai kiri tengah multiras, tetapi mayoritasnya beretnik Cina.

"Saya pikir sekarang ini motivasi yang terkuat di kalangan mereka adalah untuk membangun sebuah pemerintahan bagi Malaysia yang terdiri dari berbagai partai politik," pungkasnya.

Benih perpecahan sudah muncul ketika PM Mahathir Mohamad mengumumkan nama tiga menteri pertama pekan lalu.

Penunjukan Sekjen DAP Lim Guang Eng sebagai menteri keuangan, presiden Amanah (salah satu komponen Pakatan Harapan) Mohamad Sabu sebagai menteri pertahanan dan presiden Partai Bersatu Muhyiddin Yassin sebagai menteri dalam negeri membuat para pengurus PKR gerah karena mereka merasa tidak dilibatkan dalam penunjukan mereka.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help