Kasus Terorisme

Gara-gara Ulah Teroris, 14 Negara Ini Keluarkan 'Travel Advice' ke Indonesia

"Disarankan untuk menghindari tempat pertemuan, konsentrasi massa, dan ikuti instruksi dari otoritas lokal,".

Gara-gara Ulah Teroris, 14 Negara Ini Keluarkan 'Travel Advice' ke Indonesia
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Anggota Brimob Polda Jabar dan Provos yang sedang berjaga hanya mengizinkan turis asing dari Belanda melihat menara knalpot dan bangunan heritage dari luar gerbang Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (16/5/2018). Setelah terjadi peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya disusul serangan terduga teroris ke Mapolda Riau, penjagaan di lingkungan Mapolrestabes Bandung tetap diperketat dengan melibatkan 20 personel Brimob Polda Jabar. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah serangkaian aksi teroris yang dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia, 14 negara pun akhirnya mengeluarkan 'Travel Advice' untuk memberikan peringatan bagi warga negara mereka yang hendak melakukan perjalanan ke Indonesia.

Diantara 14 negara tersebut, terdapat 5 negara yang berada di belahan benua Eropa yang mengeluarkan Travel Advice menyusul rentetan aksi radikal kelompok teroris di tanah air.

Inggris

Negara yang berbatasan dengan Skotlandia dan Wales ini, mengeluarkan Travel Advice merespons serangkaian aksi bom yang dimulai pada hari Minggu lalu, 13 Mei 2018.

Baca: Warga Tidak Menyangka Penjahit Baju yang Sopan dan Ramah Itu Ditangkap Polisi Karena Diduga Teroris

Dikutip dari laman resmi pemerintah Inggris www.gov.uk, Rabu (16/5/2018), menjelaskan adanya serangan teroris yang saat ini menargetkan Indonesia.

Update terakhir dari laman tersebut terlihat pada 15 Mei 2018, dan hingga kini peringatan pun belum dicabut.

Polandia

Polandia menjadi salah satu negara yang turut mengeluarkan Travel Advice bagi warga negaranya yang ingin bepergian ke Indonesia.

Terlihat dari akun jejaring sosial Twitter milik kedutaan Polandia untuk Indonesia @PLdiIndonesia, cuitan mengenai Travel Advice itu diposting pada Minggu, 13 Mei 2018, pukul 15.51 WIB, beberapa jam setelah terjadinya ledakan bom di 3 gereja di Surabaya.

Isi dari cuitan tersebut yakni, "Sehubungan dengan serangan bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, Kedutaan Besar Polandia di Jakarta meminta perhatian khusus, terutama di tempat-tempat ibadah dan menghindari pertemuan di ruang publik,".

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved