Pemilu Malaysia

Pilih Waktu Untuk Keluarga, Anwar Ibrahim Tidak Akan Buru-buru Berkecimpung Di Dunia Politik

Pemimpin Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan bahwa dirinya tidak akan segera kembali ke dunia politik.

Pilih Waktu Untuk Keluarga, Anwar Ibrahim Tidak Akan Buru-buru Berkecimpung Di Dunia Politik
BERNAMA
Anwar Ibrahim 

Laporan wartawan tribunnews.com, Wahyu Firmansyah

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Pemimpin Partai Keadilan Rakyat (PKR) Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan bahwa dirinya tidak akan segera kembali ke dunia politik.

Meskipun begitu, ia akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintahakan baru yang dipimpin Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohammad.

Baca: 25.000 Personel Cadangan Disiapkan Untuk Amankan Asian Games 2018

Anwar Ibrahim yang baru saja dibebaskan dengan pengampunan kerajaan mengatakan akan mengambil cuti untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan memberi ceramah di beberapa universitas di luar negeri.

Anwar Ibrahim mengatakan dirinya telah menyatakan dukungan penuhnya untuk kepemimpinan Dr Mahathir.

Baca: Menilik Tempat Latihan Terduga Teroris Sebelum Serang Mapolda Riau

"Saya tidak berpikir saya ingin terlihat terburu-buru untuk menuntut atau mendesak untuk jangka waktu segera dan saya telah mengatakan kepadanya (Mahathir) bahwa saya mendapat undangan dari universitas terkenal di seluruh dunia untuk memberikan serangkaian ceramah, tetapi Saya tidak akan tinggal di sana selama beberapa tahun, jadi jangan khawatir," ujar Anwar dilansir Bernama, Rabu (16/5/2018).

Terkait perannya dalam memutuskan susunan kabinet Dr Mahathir, Anwar mengatakan sebagai perdana menteri, itu adalah hak prerogatif Dr Mahathir untuk membentuk kabinet.

Baca: Merasa Dizalimi Bawaslu, PSI : Kami Akan Melawan Secara Hukum

Tetapi ia diberi jaminan bahwa perdana menteri akan berkonsultasi dengan semua pemimpin partai komponen PH sebelum memutuskan pada komposisinya.

Anwar mengatakan dirinya hanya diizinkan untuk memberikan waktu pada keluarga.

"Saya telah memberi tahu Tun Mahathir bahwa lebih baik baginya, Wan Azizah dan tim untuk melanjutkan dan hanya mengizinkan saya mengambil waktu untuk keluarga saya, meskipun itu adalah istri saya. yang akan menjadi wakil perdana menteri," katanya.

Penulis: wahyu firmansyah
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help