4 Warga Jepang Pencari Harta Karun di Pulau Capones Filipina Ditangkap Polisi

Empat warga Jepang bersama 13 warga Filipina ditangkap polisi Filipina karena melakukan pencarian harta karun di Pulau Capones Filipina.

4 Warga Jepang Pencari Harta Karun di Pulau Capones Filipina Ditangkap Polisi
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo/Asahi
Para pencari harta karun ditangkap polisi di Filipina. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Empat warga Jepang bersama 13 warga Filipina ditangkap polisi Filipina karena melakukan pencarian harta karun di Pulau Capones Filipina secara ilegal.

"Empat warga Jepang termasuk satu anak-anak warga Jepang usia 15 tahun ditangkap polisi Filipina dengan tuduhan lakukan pertambangan liar atau ilegal di Pulau Capones Filipina Jumat (1/6/2018)," kata sumber Tribunnews.com, Minggu (3/6/2018).

Selain 4 warga Jepang, 13 warga Filipina yang ikut membantu ekspedisi pencarian harta karun tersebut juga ikut ditangkap polisi Filipina.

Di Pulau Capones Filipina tercatat dalam sejarah ada harta karun terpendam di pulau tersebut disembunyikan tentara Jepang zaman Perang Dunia II.

Baca: Mahasiswa hingga Dekan Universitas Riau Kaget Tiba-tiba Kampusnya Digeledah Densus 88

"Harta karun Yamashita" banyak diincar warga Jepang saat ini karena dianggap belum pernah ada yang menemukannya.

Para pemburuh harta karun telah menggali gua di pulau tersebut sampai sedalam lima meter ke dalam tanah, namun masih belum menemukan harta karun yang dimaksud.

Mereka membawa peralatan tenda dan kelengkapan sehari-hari serta alat-alat berat untuk mengebor serta menggali tanah dan gua yang ada di pulau tersebut.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help