J-League Jepang Perhatian Besar Pada Pemain Sepakbola Muda

J-League menurutnya ingin agar para pemain Asia maju setingkat pemain Eropa dan Amerika Latin.

J-League Jepang Perhatian Besar Pada Pemain Sepakbola Muda
Richard Susilo
Mitsuru Murai 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, Tokyo - Liga sepakbola Jepang J-League memberikan perhatian besar kepada para pemain muda Jepang dan dunia, termasuk dari Indonesia.

"Itu sebabnya empat tahun lalu J-League membuat kerjasama Partnership dengan Indonesia khususnya terhadap pemain muda sekolah menengah atas," papar Mitsuru Murai khusus kepada Tribunnews.com Kamis ini (7/6/2018).

Saat itu para pemain sepakbola muda Indonesia melakukan kerjasama dan pelatihan dengan klub sepakbola Gemba di Jepang, bersama sama latihan sepakbola untuk menjadi pemain sepakbola dunia, tambahnya.

J-League menurutnya ingin agar para pemain Asia maju setingkat pemain Eropa dan Amerika Latin.

"Para pemain sepakbola Indonesia pun yang profesional tampaknya juga ada yang berlatih di Jepang di beberapa club."

J-League yang terdiri dari 54 club dalam setahun melakukan 17.832 kegiatan atau per club hampir tiap hari melakukan kegiatan di masyarakat Jepang misalnya membantu kegiatan di sekolah, membantu mengaktifkan panti jompo dengan stretching bersama serta kegiatan masyarakat lainnya.

Dalam masa depan J-League akan meningkatkan dan terlibat di industri internet sehingga penghasilan Nya meningkat drastis sejak tahun 2017 yang sebelumnya 123 juta dolar AS dan tahun 2017 menjadi 240 juta dolar AS.

"Kehadiran pemain Asia ke Jepang juga memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat Jepang," tambahnya.

Diberikan contoh pemain sepakbola Thailand yang berlatih ke Sapporo belum lama ini.

"Penduduk Sapporo hanya 2 juta orang tapi begitu pemain Thai bermain sepakbola di Sapporo, dalam 2 jam pertandingan yang akses internet dari Thailand saja berjumlah 3 juta orang melebihi jumlah populasi Sapporo."

Itulah sebabnya J-League berusaha untuk melakukan kerjasana dengan negara-negara di Asia.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help