Donald Trump Janji kepada PM Jepang Sampaikan Kasus Penculikan ke Korea Utara

Donald Trump berjanji kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk menyampaikan masalah penculikan warga Jepang saat pertemuan dengan pemimpin Korut

Donald Trump Janji kepada PM Jepang Sampaikan Kasus Penculikan ke Korea Utara
Asahi
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Amerika Serikat

TRIBUNNEWS.COM, WASHIGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk menyampaikan masalah penculikan warga Jepang saat pertemuan dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di Singapura, Selasa pekan depan.

"Saya berjanji sepenuhnya akan menyampaikan masalah penculikan saat pertemuan dengan pemimpin Korea Utara minggu depan," tegas Trump dalam jumpa pers, Jumat (8/6/2018) waktu Jepang bersama Abe di Washington.

Rabu (6/6/2018) sore waktu Jepang, Abe berangkat menuju Washington untuk bertemu dengan Trump dan setelah pertemuan dua kepala negara kemarin sekitar 2 jam di Washington akhirnya pagi ini, Jumat (8/6/2018) waktu Jepang mereka melakukan jumpa pers bersama.

"Pada pertemuan dengan Korut kami akan menyampaikan soal penculikan, nuklir, komprehensif mengatasi isu yang beredar dari rudal," tambah Trump.

Baca: PT Global Shinsei Indonesia Dapat Pinjaman 1,5 Juta Dolar AS dari Bank Jepang

Abe pun membenarkan telah meminta Trump untuk menyampaikan hal tersebut.

"Selain itu Jepang berharap pertemuan itu bisa mewujudkan perdamaian sejati di Asia Timur Laut dengan semangat persaudaraan. Bukan hanya sekitarnya, tetapi komunitas internasional tentu akan berbahagia kalau pertemuan itu sukses sebagai pembuka perdamaian dunia dan stabilitas ke arah timur laut Asia yang semakin baik," kata Abe.

Selain itu Trump juga menyampaikan apabila pertemuan berlangsung dengan baik di Singapura 12 Juni mendatang, maka bukan tidak mungkin hubungan diplomatik akan dibuka antara kedua negara.

"Apabila pertemuan berlangsung dengan baik dan selanjutnya berjalan sesuai dengan keinginan internasional, bukan tidak mungkin Amerika Serikat akan membuka hubungan diplomatik dengan Korea Utara," kata Trump.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help