BBC

Apa yang membuat orang buang air besar sembarangan di muka umum?

Akhir-akhir ini ada berita tentang orang misterius yang dicari karena BAB sembarangan. Kenapa mereka melakukannya?

"Seseorang yang sengaja buang air besar di depan umum punya isu kesehatan mental. Sesimpel itu. Saat bersosialisasi, itu hal terakhir yang Anda akan lakukan," kata Mike Fisher, Direktur Asosiasi Pengaturan Kemarahan Inggris.

Dia menjelaskan bahwa orang yang buang air besar di tempat umum mungkin punya tendensi scatology, yaitu terpesona pada tinjanya sendiri.

"Saya ingat ada seseorang yang menceritakan bahwa ketika kecil, dia suka buang air besar dan kemudian mengoleskan tahinya ke seluruh badannya, dan itu adalah contoh klasik scatology,' kata dia. Setelah dewasa, orang itu sudah tidak lagi mengoleskan tinja ke seluruh tubuhnya, tapi dia masih terpesona pada fesesnya sendiri.

Dewan Sains dan Kesehatan Amerika mengatakan bahwa buang air besar di tempat umum juga dapat menunjukkan gangguan eliminasi, yaitu kondisi ketika urin atau feses dikeluarkan di tempat selain toilet. Perilaku ini bisa ada di luar kontrol individu.

Senjata utama yang paling primitif

bab
PA
Napi mengoleskan tahi ke seluruh dinding penjara sebagai bentuk protes

Berulah dengan feses adalah salah satu hal paling tabu di masyarakat.

Lihat sana bagaimana feses dipakai sebagai senjata di protes di penjara, di mana feses berfungsi sebagai senjata primitif. Tak peduli betapa tak berdayanya Anda, feses selalu tersedia dan selalu menjijikkan untuk kita semua.

"Ada kasus terkenal di tahun 70-an di mana para pria dari kelompok bersenjata di Irlandia mengoleskan tahi ke seluruh dinding penjara sebagai bentuk protes," kata Prof Berry.

Bicara tentang bagaimana menghentikan orang buang air besar di muka umum, para ahli menyatakan, tak ada solusi tunggal, dan mempermalukan mereka bukanlah jawabannya.

Perilaku antisosial ini dapat dihubungkan ke trauma, yang seringkali muncul dari masa kecil.

"Saya berani bilang bahwa sebagian besar kasus kemarahan kronis yang saya tangani terkait langsung dengan urusan yang belum selesai pada masa lalu," kata Fisher. Tak hanya soal kemarahan yang belum diselesaikan, tapi bisa juga soal kegusaran tak terkontrol, atau isu aib masa lalu.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help