BBC

Baju putih Razan al Najjar, kode penyelamat 'yang diabaikan' penembak jitu Israel

Penembakan perawat Palestina Razan al Najjar membuat tenaga medis di Gaza, yang memiliki prosedur kerja tertentu, khawatir tidak ada lagi jaminan

Penembakan terhadap perawat Palestina Razan al Najjar membuat para tenaga medis di Gaza khawatir tidak ada lagi jaminan terhadap keselamatan mereka saat bertugas.

Soalnya selama ini, tenaga medis di Jalur Gaza sebenarnya sudah memiliki prosedur ketika membantu orang-orang yang terluka agar tidak menjadi korban sniper atau penembak jitu Israel.

Namun penembakan atas Razan membuat mereka menjadi khawatir jika prosedur itu tidak membantu lagi.

Prosedur yang selama ini ditempuh adalah mengenakan baju putih dengan garis warna yang mencolok untuk memastikan penembak jitu mengenali mereka dari jarak jauh.

Saat mendekati korban yang jatuh di dekat pagar perbatasan Gaza-Israel, mereka akan bergerak perlahan, mengangkat tangan, dan berteriak keras-keras, "Jangan menembak, ada yang terluka."

Prosedur ini penting agar di antara ban-ban yang terbakar dan asap dari gas air mata, mereka tetap dikenali sebagai tenaga medis dan tidak akan ditembak tentara Israel.

Sabrine al Najjar
Getty Images
Ibunda Nazar, Sabrine al Najjar, saat menghadiri pemakaman Nazar.

Namun, itu tadi, prosedur tersebut dikhawatirkan tak bisa lagi menjadi jaminan keselatan setelah perawat dari Desa Khuza'a, Gaza, Razan al Najjar tewas terkena tembakan sniper pada Jumat, 1 Juni lalu.

"Razan selalu berpikiran baju putih yang ia kenakan akan bisa melindunginya," kata Sabrine al Najjar, ibunda Razan, beberapa hari setelah pemakamannya yang dihadiri ribuan orang.

"Dunia tahu apa arti baju putih yang ia kenakan," tambah Sabrine dalam wawancara dengan koran Inggris The Guardian di rumahnya di Khuza'a.

Pada Jumat, 1 Juni, Razan terjatuh setelah dadanya tertembus peluru tajam saat tengah mendekati korban dan nyawanya tak bisa diselamatkan lagi.

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help