124 Orang Tewas Akibat Banjir Besar di Jepang

Hingga Selasa (10/7/2018) tercatat 124 orang meninggal dunia akibat bencana alam hujan deras di selatan Jepang yang terjadi Minggu (8/7/2018) lalu.

124 Orang Tewas Akibat Banjir Besar di Jepang
ASAHI SHIMBUN/GETTY
Operasi penyelamatan korban banjir bandang dan tanah longsor di Kitakyushu, Fukuoka, Jepang, akibat guyuran hujan lebat. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hingga Selasa (10/7/2018) tercatat 124 orang meninggal dunia akibat bencana alam hujan deras di selatan Jepang yang terjadi Minggu (8/7/2018) lalu.

"Selain 124 orang meninggal dunia, 6 orang dalam keadaan koma, 63 orang masih belum diketahui nasibnya," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (10/7/2018).

Korban yang berada di Perfektur Hiroshima, 12 orang meninggal di Kota Higashi-Hiroshima, 8 orang meninggal di Kota Kure, 7 orang meninggal di Kota Hiroshima, 6 orang di Mihara, 4 orang di Takehara, 2 orang di Fukuyama, dua orang di Sakamachi, di Onomichi, satu orang di Kota Kumano meninggal.

Total sedikitnya 45 orang meninggal di Perfektur Hiroshima karena hujan deras yang sangat besar ini.

Di Perfektur Okayama, Kurashiki City adalah yang paling banyak korban 29 orang, 28 di antaranya ada di Mami-cho, di mana area yang luas telah terkena banjir.

Baca: Nama Cawapres Mengerucut, Siapa Bakal Dampingi Jokowi dan Prabowo?

Selain itu, 36 orang, termasuk 3 di Kota Shinsha, 3 di Kasaoka dan 1 di Kota Ihara meninggal dunia.

Di Perfektur Ehime ada 11 orang meninggal di Uwajima, 5 orang di Seiyo, 4 orang di Ozu, 3 orang di Matsuyama, di Imabari 2 orang, bersama-sama sedikitnya 25 orang meninggal secara keseluruhan.

Di dalam Perfektur Kyoto ada 3 orang di Ayabe, empat orang bersama-sama di Kameoka City.

Lalu di Perfektur Yamaguchi, dua orang di Iwakuni, salah satu dari tiga orang di Shunan.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help