Setelah 15 Tahun Warga Jepang Akhirnya Bisa Melihat Planet Mars di Jarak Terdekat dengan Bumi

Planet Mars mencapai jarak paling dekat dengan bumi, Selasa (31/7/2018) dengan jarak sekitar 57,59 juta kilometer.

Setelah 15 Tahun Warga Jepang Akhirnya Bisa Melihat Planet Mars di Jarak Terdekat dengan Bumi
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Posisi Planet Mars yang sangat dekat dengan bumi saat ini. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Planet Mars mencapai jarak paling dekat dengan bumi, Selasa (31/7/2018) dengan jarak sekitar 57,59 juta kilometer.

"Mars mendekati bumi untuk pertama kalinya dalam 15 tahun. Pada tanggal 31 adalah hari terdekat. Kita dapat melihat Mars merah bersinar terang di langit malam ke arah selatan sekitar jam 19.00 waktu Jepang," ungkap sumber Tribunnews.com, Rabu (1/8/2018).

"Untuk melihat Mars tersebut bisa menggunakan teleskop dari bumi sehingga kelihatan planet yang oranye merah di mata kita," kata dia.

Jarak antara Planet Mars dan bumi sangat dekat lebih dari satu dekade. Kali ini bersinar terang sekitar 1 bulan yang lalu, dan jaraknya paling dekat dengan 57,59 juta kilometer pada tanggal 31 Juli 2018.

Itu sekitar 300 juta kilometer terpisah.

Baca: Bantah Pernyataan SBY yang Sebut Jumlah Orang Miskin di Indonesia 100 Juta, JK: Data BPS Valid

Menurut National Astronomical Observatory, pendekatan yang sangat dekat kali ini di mana jarak antara bumi dan Mars kurang dari 60 juta kilometer telah terjadi 15 tahun lalu sejak 2003.

Kali ini warga yang berada di Jepang akan bisa melihatnya sampai dengan 1 Oktober 2018.

Oleh karena itu Observatorium Astronomi Nasional akan terus mengamati bagaimana kecerahan dan ukuran Mars berubah dari hari ke hari.

Pendekatan terdekat Mars berikutnya adalah 17 tahun kemudian, 11 September 2035, lebih dekat dari 56,91 juta kilometer dengan bumi.

Yang berarti akan lebih dekat lagi terlihat dari bumi.

Baca: Pukul 04.36 Wita Lombok Kembali Diguncang Gempa

"Penampakan kali ini beberapa puluh kali lebih terang dari bintang. Kemunculannya sebagai kehadiran yang sangat nyata, dapat diamati di mana saja kita berada di kota yang cerah. Kali ini adalah pendekatan yang sangat dekat untuk pertama kalinya dalam 15 tahun dan perlu kita cermati bersama pada kesempatan yang baik ini," kata Agata Hidehiko, Associate Professor dari National Astronomical Observatory Japan.

Akibat fenomena ini, penjualan teleskop di Jepang meningkat tiga kali dari yang mulai 20.000 yen hingga 50.000 yen per satu unit.

"Bersamaan dengan liburan musim panas, permintaan untuk mengamati Mars di rumah jauh lebih banyak karena Mars akan terlihat cerah dalam jarak dekat ini. Itulah sebabnya penjualan teleskop sangat banyak saat ini," kata Nakamura, seorang pedagang teleskop kepada Tribunnews.com.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help