Pesepakbola Jepang Ini Hidupnya Berubah karena Dribble Designer, Kini Gajinya 30 Juta Yen Setahun

Sejak lima tahun lalu dengan penciptaan istilah DD olehnya sendiri, kehidupannya berubah total dan kini mengajarkan DD ke semua daerah di Jepang

Pesepakbola Jepang Ini Hidupnya Berubah karena Dribble Designer, Kini Gajinya 30 Juta Yen Setahun
TRIBUNNEWS.COM/Richard Susilo
Dribble Designer Jepang Masakazu Okabe (35) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO  - Pemain sepakbola Masakazu Okabe (35) memang berbadan tidak besar dengan tinggi sekitar 169 cm.

Namun keahliannya mengecoh lawan membawa bola luar biasa membuatnya diperhitungkan saat di lapangan.

Ya, itulah si Dribble Designer (DD) yang telah menjelajah 47 perfektur yang ada di Jepang serta pernah pula mengajarkan DD di Jakarta Indonesia dua tahun lalu.

"Dulu gaji saya ya hanya 130.000 yen sebulan sehingga hidup sangat pas-pasan sekali setiap bulannya," papar Okabe mulai menceritakan kisahnya khusus kepada Tribunnews.com kemarin (7/8/2018).

Sejak lima tahun lalu dengan penciptaan istilah DD olehnya sendiri, kehidupannya berubah total dan kini mengajarkan DD ke semua daerah di Jepang (ada 47 perfektur) terutama Sabtu dan Minggu, baik ke tim sepakbola setempat, sekolah maupun undangan dari sponsor seperti Adidas, Mizuno dan sebagainya.

Kesibukannya luar biasa saat ini termasuk muncul di berbagai televisi Jepang berkat keahliannya men dribble bola dan mengecohkan lawan sehingga dengan mudah menggiring bola masuk ke gawang lawan.

"Saya pernah mengajarkan DD ke Indonesia dua tahun lalu, ke Taiwan, ke Hongkong, ke Spanyol, ke Belanda dan ke Belgia," paparnya lagi.

Bahkan fee yang diperolehnya di HongKong mencapai 500.000 yen per 90 menit.

"Dalam 90 menit saya ajarkan banyak orang, bukan satu orang saja, bagaimana men dribble boleh dengan baik menggunakan logika dan teknik yang ada," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help