Gubernur Okinawa Jepang Takeshi Onaga Meninggal Dunia

Gubernur Okinawa, Takeshi Onaga (67) meninggal dunia, Rabu (8/8/2018) jam 23.17 di rumah sakit karena kanker pankreas.

Gubernur Okinawa Jepang Takeshi Onaga Meninggal Dunia
Mainichi
Gubernur Takeshi Onaga (67) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gubernur Okinawa, Takeshi Onaga (67) meninggal dunia, Rabu (8/8/2018) jam 23.17 di rumah sakit karena kanker pankreas. Onaga dirawat di rumah sakit sejak akhir Juli 2018.

Takeshi Onaga terpilih sebagai gubernur pada tahun 2014. Saat itu dia bersumpah memblokir rencana untuk memindahkan Korps Marinir AS Stasiun Udara Futenma ke distrik pesisir Henoko, daerah yang berpenduduk lebih sedikit di Nago.

Pada Oktober 2015, Onaga mencabut persetujuan pendahulunya Hirokazu Nakaima pada tahun 2013 atas permintaan Tokyo untuk pekerjaan TPA terkait di Nago, dengan mengatakan bahwa itu cacat hukum.

Tetapi Mahkamah Agung memutuskan posisi Onaga pada bulan Desember 2016, memungkinkan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan tahun lalu.

Tak mau kalah, sang Gubernur Okinawa mengajukan serangkaian tuntutan hukum terhadap pemerintah pusat.

Baca: Rumah Baru Atlet Mohammad Zohri Tetap Berdiri Kokoh Meski Diguncang Gempa

Akhir bulan lalu, Onaga mengumumkan akan mencabut izin reklamasi dan akan merebut kembali tanah untuk fasilitas baru militer AS tersebut.

"Kematiannya sangat disesalkan, dan para pendukungnya akan membahas Kamis (9/8/2018) hari ini apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan," kata Satoshi Taira, seorang aktivis anti-pangkalan Okinawa.

Di bawah undang-undang pemilihan, pemilihan gubernur untuk memilih pengganti Onaga harus diadakan dalam 50 hari.

Oleh karena itu diperkirakan pemilu akan dilakukan tanggl 18 November mendatang.

Partai Demokrat Liberal cabang Okinawa memutuskan bulan lalu untuk menempatkan Wali Kota Ginowan Atsushi Sakima, yang kurang konfrontatif dengan pemerintahan Abe mengenai relokasi Futenma kepada Henoko, akan dicalonkan sebagai gubernur baru nantinya.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help