Komentator Acara TV di Jepang Tak Suka Rendang Buatan Malaysia

Rendang instan ala Malaysia dibawa ke studio TBS TV dan dibuka di hadapan Matsuko yang berusaha menghindar dari aroma plastik instan.

Komentator Acara TV di Jepang Tak Suka Rendang Buatan Malaysia
Gulalives
Rendang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tanggal 12 Juli 2017, CNN memilih rendang dari Indonesia sebagai makanan terenak di dunia dan nasi goreng sebagai makanan terenak kedua di dunia.

Namun siaran TBS TV, Selasa (7/8/2018) dalam acara Matsuko Shiranai Sekai, komentator paling terkenal di Jepang Matsuko, mendapat penjelasan dari yang mengaku ahli etnik makanan, Sumoko Inou, bahwa rendang juga berasal dari Malaysia.

"Saya ke sebuah restoran Malaysia di Ogikubo melihat makanan rendang di sana," kata Inou memberitahu kepada Matsuko disertai rekaman film cara pembuatan rendang ala orang Malaysia.

Rendang instan ala Malaysia dibawa ke studio TBS TV dan dibuka di hadapan Matsuko yang berusaha menghindar dari aroma plastik instan rendang Malaysia yang dibuka Inou.

"Aduuuuhhh, baunya, sugoi ne (luar biasa ya)," ungkap Matsuko sambil menghindar jauh.

"Ini masakan paling baik di dunia?" tanyanya saat itu.

Baca: Ferdinand Hutahaean: Prabowo Memanfaatkan Kebaikan SBY, Nama Sandi Muncul Tanpa Komunikasi

Lalu Matsuko mencoba sedikit (tak sampai satu sendok makan) rendang Malaysia tersebut dan langsung buru-buru mencampur dengan nasi putih supaya baunya hilang.

"Muri desu (gak deh ya gak bisa)," kata dia.

Matsuko memang tidak suka santan yang dipakai pada rendang Malaysia itu.

Namun sebenarnya bukan rendang Malaysia yang dijadikan sebagai makanan nomor satu oleh CNN, tetapi rendang Indonesia buatan Padang sebenarnya yang dimaksudkan CNN.

"Sangat disayangkan sekali acara TV tersebut mungkin mencoreng nama Indonesia khususnya makanan rendang. Yang sebenarnya memang sangat enak malah jadi tercitra tidak enak di televisi Jepang," kata Indah, seorang warga Indonesia yang tinggal di Jepang kepada Tribunnews.com, Jumat (10/8/2018).

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help