Badan Perdagangan Luar Negeri Jepang Diharapkan Lebih Fokus Lagi Membantu Indonesia

Kita sebenarnya sudah mulai kerjasama dengan Jetro sejak tahun lalu. tetapi kami berharap Jetro harus lebih fokus lagi

Badan Perdagangan Luar Negeri Jepang Diharapkan Lebih Fokus Lagi Membantu Indonesia
Richard Susilo
Wakil President Jetro, Yuri Sato (kiri) dan Rudiantara S.Stat. MBA (59), Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (kanan) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Badan perdagangan luar negeri Jepang atau Jetro diharapkan dapat lebih fokus lagi dalam membantu Indonesia di masa depan. Hal itu disampaikan langsung Rudiantara S.Stat. MBA (59), Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia kepada Wakil President Jetro Yuri Sato sore ini (5/9/2018).

"Kita sebenarnya sudah mulai kerjasama dengan Jetro sejak tahun lalu. tetapi kami berharap Jetro harus lebih fokus lagi membantu Indonesia," papar Menteri Rudiantara khusus kepada Tribunnews.com sore ini (5/9/2018).

Investor Jepang harus di pilih untuk start up di Indonesia.

"Kita harus fokus misalnya di 4 atau 5 sektor dan tidak di semua sektor," tambahnya.

Misalnya, dicontohkan Menteri Rudiantara, dalam bidang Pendidikan mencari dan melakukan edu talk di Indonesia untuk bidang pendidikan. Demikian pula bidang kesehatan dengan Health Tech nya yang ada di Indonesia.

"Dengan demikian sebenarnya kita di sini punya harapan, kalau saya datang ke Indonesia mau masuk ke mana, lalu kita siapkan. Berarti memang harus benar-benar fokus, karena Japanese investor tampaknya tidak se agresif negara lain seperti dari China atau bekas negara pecahan USSR di Eropa dulu."

Menanggapi hal tersebut Yuri Sato, Wakil Presiden Jetro membenarkan pentingnya fokus tersbeut.

"Betul sekali kita mesti lebih fokus dan akan sangat berpengaruh," tekannya.

Baginya Jetro benar setuju untuk melakukan kegiatan lebih fokus lagi di masa depan.

"Kita akan fokus di dua hal yaitu pada bidangnya dan pada pelakunya juga."

Olehkarena itu pihak Jetro juga sudah merencanakan untuk membuat seminar Smart City di Jakarta.

"Bulan depan (Oktober) kita berencana untuk seminar di Jakarta dan tentunya harus rencanakan dengan sangat baik bagi upaya mempromosikan smart city tersebut lebih fokus lagi," tekan Sato lebih lanjut.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved