PM Jepang Tegaskan akan Berdamai dengan Rusia Setelah Selesaikan Sengketa Kepemilikan 4 Pulau

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa posisi negaranya tetap tidak berubah terkait rencana perjanjian damai dengan Rusia.

PM Jepang Tegaskan akan Berdamai dengan Rusia Setelah Selesaikan Sengketa Kepemilikan 4 Pulau
Takaki Kashiwabara
Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa posisi negaranya tetap tidak berubah terkait rencana perjanjian damai dengan Rusia.

Jepang bersikeras menyatakan perjanjian itu harus ditandatangani setelah diselesaikannya masalah yang mengacu pada 4 pulau yang dikuasai Rusia namun diklaim oleh Jepang.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat bertemu dengan Pemimpin Komeito Natsuo Yamaguchi pada Kamis kemarin, setelah kembali dari Rusia.

Dikutip dari laman NHK World, Jumat (14/9/2018), pada konferensi internasional yang digelar di Vladivostok hari Rabu lalu, Abe meminta Rusia untuk bekerjasama dalam perjanjian damai kedua negara itu.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut ajakan Abe dan mengusulkan penandatanganan perjanjian dengan Jepang pada akhir tahun ini.

Baca: Petenis Jepang Naomi Osaka Terpaksa Diet, Tak Boleh Makan Katsu dan Matcha

Namun tanpa persyaratan apapun, termasuk mengenai 4 pulau tersebut.

Dalam pertemuan dengan Yamaguchi, Abe menjelaskan dirinya mengambil proposal yang diajukan oleh Putin sebagai bentuk ekspresi antusiasme dalam menapaki sebuah perjanjian damai.

Kendati demikian, ia juga menegaskan, kebijakan pemerintah Jepang tetap tidak berubah dan perjanjian damai harus ditandatangani setelah menyelesaikan sengketa kepemilikan 4 pulau yang kini dikuasai Rusia.

Rusia memang diketahui tengah mengendalikan 4 pulau yang tetap diklaim Jepang sebagai bagian dari wilayah negara di Asia Timur itu.

Pemerintah Jepang selama ini mempertahankan pulau-pulau itu sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah Jepang.

Keempat pulau itu pun dianggap Jepang, secara ilegal diduduki oleh Rusia setelah Perang Dunia II.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved