Pengusaha Properti Jepang Gelapkan Pajak 37 Juta Yen

Pengusaha properti Jepang, Masafumi Takamatsu (49) ditangkap pihak kejaksaan karena terbukti melakukan penggelapan pajak sedikitnya 37 juta yen.

Pengusaha Properti Jepang Gelapkan Pajak 37 Juta Yen
Twitter
Masafumi Takamatsu, pemilik perusahaan properti HighPine Inc., di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -Pengusaha properti Jepang yang juga pemilik perusahaan properti HighPine Inc., Masafumi Takamatsu (49) ditangkap pihak kejaksaan karena terbukti melakukan penggelapan pajak sedikitnya 37 juta yen.

"Penyelundupan yang dilakukan tersangka dilakukan selama tiga tahun terakhir sejak tahun 2013 sampai dengan akhir 2016," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (21/9/2018).

Pengusutan perpajakan tersangka mulai dicurigai sejak tahun ini karena hasil jual beli tanah dan properti yang dilakukan tampak janggal. Sedangkan kehidupan sehari-harinya sangat mewah.

Baca: Jutaan Telur Ikan Kakap Dibuang ke Perairan Laut Aceh

Ternyata salah satu cara penggelapan pajak yang dilakukan adalah transfer uang hasil jual beli properti tidak ke akun perusahaan tetapi ke akun bank pribadinya selama tiga tahun tersebut.

"Kantor mewahnya di gedung bertingkat di daerah Chuo-ku Tokyo juga menjadi pertanyaan kalangan perpajakan karena dengan sewa yang cukup mahal tetapi penghasilan usahanya yang sedikit, jelas tidak masuk akal," tambah sumber itu.

Pihak kejaksaan bersama perpajakan masih terus mengusut arus uang baik dari akun pribadi maupun akun perusahaannya.

Kemungkinan beberapa akun pribadi juga dimilikinya sebagai upaya menghindari bayar pajak.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help