Pertama Kali Markas Yakuza Jepang Ninkyo Yamaguchigumi di Amagasaki Digerebek 30 Polisi

Markas besar kelompok Ninkyo Yamaguchigumi (NY) yang ada di Amagasaki Perfektur Hyogo digerebek 30 polisi Jepang.

Pertama Kali Markas Yakuza Jepang Ninkyo Yamaguchigumi di Amagasaki Digerebek 30 Polisi
Foto Kepolisian Miyagi
Markas Yakuza Jepang Ninkyo Yamaguchigumi di Amagasaki yang juga markas Furukawa Gumi digerebek 30 polisi, Kamis (27/9/2018). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Untuk pertama kalinya markas besar kelompok Ninkyo Yamaguchigumi (NY) yang ada di Amagasaki Perfektur Hyogo digerebek 30 polisi Jepang karena ada pimpinannya yang mengoperasikan tempat penginapan secara ilegal.

"Salah satu pimpinan NY membuat tempat penginapan di Okaido Minami Itchome Kota Ishinomaki Perfektur Miyagi bernama Okaido Shukusha, ternyata tanpa izin alias ilegal. Itulah sebabnya markas besar NY digerebek," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (1/10/2018).

Selain di Amagasaki, secara berbarengan polisi juga menggerebek markas NY juga yang ada di Matsumoto Perfektur nagano.

Penggerebekan berlangsung Kamis (27/9/2018) jam 10 pagi bersamaan di kedua tempat tersebut.

Presiden tempat penginapan tersebut, Okawa Hiroki (44) yang berdomisili di Yashima-shi, Perfektur Chiba serta seorang pengangguran Sato Akira (54) yang berdomisili di Sendai-shi Aoba-ku Hachiman 6-chome, juga ikut ditangkap pihak kepolisian.

Baca: Profesor dari Jepang Ingatkan akan Terjadinya Gempa Susulan di Sulawesi

Arus uang penjualan tempat penginapan tersebut kini masih diselidiki pihak kepolisian Jepang karena dari sana dapat dilakukan penghukuman atas pelanggaran UU Anti Yakuza serta pelanggaran perizinan tempat penginapan.

Penjualan kamar tempat penginapan tersebut juga sebagai salah satu cara mencari penghasilan untuk sistem jonokin (penyaluran uang setoran ke atasan yakuza.

Belum diketahui berapa dana terlibat dalam pembuatan tempat penginapan tersebut dan uang penghasilan dari para tamu yang menginap, masih terus diusut lebih lanjut.

Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help