Naufalino Fadel Hutomo Ikut Kompetisi Asian Entrepreneurship Award di Jepang

Putra Indonesia, Naufalino Fadel Hutomo (21) mengikuti kompetisi Asian Entrepreneurship Award (AEA) 2018 yang diselenggarakan Tokyo Jepang

Naufalino Fadel Hutomo Ikut Kompetisi Asian Entrepreneurship Award di Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Naufalino Fadel Hutomo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Putra Indonesia, Naufalino Fadel Hutomo (21) mengikuti kompetisi Asian Entrepreneurship Award (AEA) 2018 yang diselenggarakan Tokyo Jepang, Jumat (2/11/2018).

"Saya menampilkan aplikasi Dokter Tania untuk para petani di Indonesia supaya bisa mendeteksi penyakit tanaman dengan mudah lewat ponselnya saja," kata Naufalino Fadel Hutomo kepada Tribunnews.com, Jumat (2/11/2018).

AEA diikuti 20 peserta termasuk Fadel dari Indonesia.

Enam finalis terpilih masing-masing dari Selandia Baru, China, Korea, India, Jepang, dan Rusia.

Pemenang pertama terpilih dari Selandia Baru perusahaan IMAGR Ltd. dengan pendiri dan CEO William Chomley.

Juara kedua dari Rusia, juara ketiga dari Jepang.

Selain juara pertama, William juga mendapatkan Audience Award, penghargaan dari para penonton yang hadir dalam acara Final AEA tersebut.

Sementara Naufalino Fadel Hutomo yang belum berhasil masuk final AEA masih tetap bersemangat dengan idenya pembuatan aplikasi yang diharapkan bisa dipakai membantu para petani Indonesia mendeteksi penyakit tanaman dengan hanya menggunakan ponselnya.

"Saat ini baru beberapa tanaman yang bisa dideteksi penyakitnya yaitu jagung, kentang, tomat, cabai, buah jeruk, apel, strawberry dan padi. Tentu kita masih akan terus mengembangkan diri sehingga aplikasi nantinya lebih sempurna lagi," tambah pria yang akan berusia 22 tahun pada 9 November nanti.

Baca: KPK Ungkap Alasan Terkait Penahanan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved