12 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka Akibat Aksi Penembakan di Bar California

12 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka Akibat Aksi Penembakan yang terjadi di Borderline Bar and Grill, California Selatan, Amerika Serikat.

12 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka Akibat Aksi Penembakan di Bar California
(Twitter/Steinwender)
Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah bar yang ramai pengunjung di California, Rabu (7/11/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - 12 orang tewas, termasuk seorang polisi akibat aksi penembakan yang terjadi di Borderline Bar and Grill, California Selatan, Amerika Serikat, Rabu (8/11/2018) malam.

Menurut pejabat dari Kantor Sheriff Ventura County, Sheriff Geoff Dean, selain korban tewas, akibat peristiwa tersebut 10 orang lainnya terluka.

Lokasi penembakan terjadi di pinggiran kota Thousand Oaks, sekitar 50 kilometer sebelah barat Los Angeles.

Baca: Seorang Pria Memberondong Bar di California dengan Tembakan, 12 Orang Tewas

"Insiden yang mengerikan terjadi di sana. Ada darah di mana-mana, " ujar Dean menggambarkan kondidsi di dalam bar.

Petugas yang tewas diketahui bernama sersan Ron Helus yang telah bergabung selama 29 tahun di Kantor Sheriff Ventura County.

"Ron adalah pekerja keras, berdedikasi sebagai sersan Sheriff. Dia adalah seorang anggota yang benar-benar berkomitmen. Ia memberikan semuanya, dan malam ini, seperti yang saya bilang kepada istrinya, ia meninggal sebagai pahlawan. Dia pergi untuk menyelamatkan nyawa, menyelamatkan orang lain," tutur Dean.

Baca: Remaja di Rusia Tewas Dicabik Beruang Ketika Berupaya Selamatkan Sepupunya

Pelaku penembakan yang belum dikenali, meninggal di dalam bar.

Pimpinan Kantor Sheriff Ventura County, Kapten Garo Kuredjian mengatakan laporan aksi penembakan tersebut diterima pihaknya sekira pukul 23:20 waktu setempat, Rabu (7/11/2018).

Website Bar menginformasikan malam saat peristiwa terjadi sedang digelar acara bagi mahasiswa.

Polisi mengatakan ratusan orang berada dalam bar, ketika penembakan terjadi.

Jurnalis Al Jazeera, Rob Reynolds melaporkan dari Washington, DC, bar dipenuhi mahasiswa sebelum si penembak menggelar aksinya.

"Penembak menggunakan senjata otomatis dan melemparkan beberapa jenis bom asap ke kerumunan di bar, " katanya. (Aljazeera/Channel News Asia)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved