Brasil Akan Hadapi Risiko Ini Jika Ngotot Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem

Keputusan Presiden AS Donald Trump memindahkan kedutaannya ke Yerusalem pada Mei lalu menggerakkan gelombang protes di Timur Tengah.

Brasil Akan Hadapi Risiko Ini Jika Ngotot Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem
Macauhub
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, SAO PAOLO - Sebuah proposal Presiden terpilih Brazil Jair Bolsonaro untuk merelokasi kedutaan besarnya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem, memicu munculnya beragam spekulasi.

Setelah keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang telah memindahkan kedutaannya ke Yerusalem beberapa waktu lalu, yang mendapatkan protes dari seluruh penjuru dunia.

Diantara mereka, ternyata ada yang mendukung namun banyak pula yang mengecam. Keputusan Trump tampaknya akan diikuti Brazil yang tengah menggodok wacana relokasi kedutaannya.

Tentu saja jika Brazil benar-benar memindahkan kedutaannya, maka bisa diprediksi dapat memicu badai diplomatik di dunia muslim dan mengancam pasar 'utama' bagi perusahaan daging terbesar di dunia.

Baca: Tata Motors Pasok 30 Unit Truk Dapur Lapangan untuk Korps Brimob

Hal itu karena sejauh ini Brazil dikenal sebagai negara pengekspor daging halal terbesar di dunia, yang sesuai dengan prosedur yang ditetapkan aturan Islam.

Dikutip dari laman Channel News Asia, Jumat (9/11/2018), rencana Bolsonaro untuk memindahkan kedutaannya itu, memang secara otomatis akan memperkuat hubungan diplomatik dengan Israel, namun akan mengacaukan hubungan Brazil dengan Mesir serta menimbulkan masalah baru dengan negara-negara muslim lainnya.

Baca: Dokter Mengeluh, Biaya Operasi Cesar Sebelum Ada BPJS Kesehatan Rp 6 Jutaan, Kini Cuma Rp 4,3 Jutaan

"Reaksi akan muncul tidak hanya sebagai negara individu saja, namun juga atas nama seluruh dunia muslim," kata sumber diplomatik Turki yang enggan disebutkan namanya, kepada Reuters.

"Kami berharap Brazil bertindak menggunakan akal sehatnya, dan tidak berhadapan dengan dunia muslim,".

Selama ini, Brazil diketahui telah mengekspor produknya senilai USD 16 miliar setiap tahunnya ke Timur Tengah dan Turki.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved