BBC

Victoria's Secret minta maaf akan komentar model transgender

Seorang pejabat senior perusahaan pakaian dalam itu menyatakan bahwa model transgender tidak seharusnya tampil di pertunjukan mereka.

Chief marketing officer Victoria's Secret meminta maaf akan komentarnya mengenai model transgender.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Vogue, Ed Razek mengatakan bahwa pertunjukan tahunan perusahaan pakaian dalam itu adalah "sebuah fantasi" dan sebaiknya tidak melibatkan model transgender. Razek lalu mengatakan komentarnya "tidak sensitif".

Pertunjukan tahun 2018 berlangsung pada 8 November di New York, menampilkan model Gigi Hadid dan Kendall Jenner.

Penjualan Victoria's Secret telah menurun sejak 2016.

Gender 'tidak berperan'

Dalam sebuah wawancara yang dirilis pada Kamis, Razek dan wakil direktur humas perusahaan itu, Monica Mitro, ditanyakan apakah merk itu sedang menekankan aspek keberagaman.

Razek, yang ikut dalam tim seleksi, mengatakan bahwa dia pernah "mempertimbangkan" memasukkan model transgender dan model berukuran plus dalam pertunjukan mereka, namun batal karena perusahaan "tidak menjual ke seluruh dunia".

Razek lalu melanjutkan: "Apakah merek berpikir mengenai keberagaman? Ya. Apakah kami menawarkan ukuran yang lebih besar? Ya... Apakah sebaiknya ada transseksual di pertunjukan? Tidak. Tidak, saya pikir sebaiknya tidak."

"Pertunjukan itu adalah sebuah fantasi. Itu adalah sebuah hiburan spesial sepanjang 42 menit. Itulah dia. Itu satu-satunya seperti itu di dunia," katanya.

https://twitter.com/lingerie_addict/status/1060709503614808064


Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved