Kaisar Jepang Akihito Terpaksa Hentikan Mobil dan Kembali ke Rumah Mengambil SIM yang Tertinggal

Kaisar Jepang Akihito terpaksa menghentikan mobil yang dikendarainya dan kembali ke rumah di kekaisaran hanya untuk mengambil SIM yang tertinggal.

Kaisar Jepang Akihito Terpaksa Hentikan Mobil dan Kembali ke Rumah Mengambil SIM yang Tertinggal
Foto Badan Rumah Tangga Istana Jepang
Kaisar Jepang Akihito dan Puteri Michiko sedang mengendarai mobl sendiri Honda Integra bulan September 2013 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM TOKYO - Kaisar Jepang Akihito terpaksa menghentikan mobil yang dikendarainya dan kembali ke rumah di kekaisaran hanya untuk mengambil Surat Izin Mengemudi (SIM) yang tertinggal.

"Kaisar memang sempat lupa bawa SIM nya saat mulai mengendara. Lalu menghentikan mobilnya dan turun mengambil SIM nya kembali ke rumah," ungkap wartawan khusus kekaisaran yang selalu mengikuti Kaisar Jepang, Midori Watanabe, Profesor Universitas Bunka Gakuen, beberapa waktu lalu.

Sebenarnya, menurut Watanabe, Kaisar tak perlu menggunakan SIM juga tak apa karena mengendarai mobilnya di jalanan di dalam kekaisarannya bukan di jalanan umum.

"Tetapi Kaisar selalu penuh disiplin dan patuh hukum. Kalau naik mobil di mana pun pasti harus membawa SIM nya sesuai ketentuan umum," ungkapnya.

Saat itu Kaisar dari rumahnya ingin menuju East Garden tempat lapangan tenis (juga di dalam area kekaisaran Jepang).

Kaisar bermaksud bermain tenis bersama istrinya, tetapi kemudian sadar bahwa dia lupa bawa SIM. Kaisar lalu menghentikan mobilnya dan kembali ke rumah untuk mengambil SIM tersebut.

Kaisar Akihito (85) adalah Kaisar Jepang ke-125 sejak 8 Januari 1989 menggantikan Kaisar Showa yang meninggal dunia 7 Januari 1989.

Kaisar memang senang mengendarai mobilnya. Dulu Corolla II dan belakangan mobil Honda Integra bersama Puteri Shoda Michiko (84) yang sangat dicintainya.

Baca: Fakta Terbaru Dugaan Prostitusi Artis Vanessa Angel, Fee Mucikari hingga Reaksi Hotman Paris

Pada bulan Maret 1992 Kaisar Jepang Akihito bahkan menyetir sendiri mobilnya membawa tamu resmi Presiden Fujimori dari Peru menuju rumah kediaman di Akasaka.

Lalu bulan September 1992, Putri Michiko mengambil ujian SIM di dalam kekaisarannya dengan membuat sekolah mengemudi mini.

Setelah latihan dan ujian praktik dan tertulis akhirnya Putri Michiko lulus dan mendapatkan SIM mobil.

Meskipun telah memiliki SIM, Putri Michiko akhirnya disarankan untuk tidak menyetir kendaraan di jalanan umum karena dia sempat menabrak saat memutar di dalam halaman rumah peristirahatan Kaisar di Nasu Perfektur Tochigi Jepang.

Kepatuhan keluarga kekaisaran Jepang untuk selalu membawa SIM kendaraan membuat kekaguman bagi warga Jepang.

Ada pula komentar di situs internet Jepang, "Tidak bawa SIM juga tak apa, siapa yang berani menahan Kaisar di jalan raya?"

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved