Mantan Bos Nissan Jepang Ghosn Akan Bersaksi 10 Menit di Pengadilan Jepang

Ghosn dicurigai berkonspirasi dengan tangan kanannya, direktur Nissan Greg Kelly, untuk menyembunyikan sekitar setengah pendapatan Ghosn

Mantan Bos Nissan Jepang Ghosn Akan Bersaksi 10 Menit di Pengadilan Jepang
Richard Susilo
Pengadilan di kasumigaseki Tokyo Jepang besok (8/1/2019) Carlos Ghosn akan bersaksi dalam bahasa Inggris mulai jam 10:30 selama 10 menit 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM TOKYO - Carlos Ghosn (64) mantan bos Nissan Jepang yang tetap tidak mengakui kesalahannya, akan bersaksi sendiri 10 menit dalam bahasa Inggris besok Selasa (8/1/2019) selama 10 menit.

"Besok jam 10:30 waktu Jepang rencana Ghosn akan bersaksi dengan bahasa Inggris selama 10 menit pengakuannya tidak bersalah dalam kasus penangkapannya oleh kejaksaan Jepang," papar sumber Tribunnews.com Senin ini (7/1/2019).

Ghosn dicurigai berkonspirasi dengan tangan kanannya, direktur Nissan Greg Kelly, untuk menyembunyikan sekitar setengah pendapatan Ghosn sebesar 5 miliar yen sejak 2010 selama 5 tahun.

Laporan gaji Ghosn sekitar 5 miliar yen tidak dilaporkan, menghindari pajak Jepang.
  
Ghosn kini  telah kehilangan berat badan 10 kg setelah ditangkap masuk penjara selama 50 hari ini.

Dalam penahanan Ghosn  banyak membaca buku sedikitnya 10 buku telah dibacanya dan tetap meminta pengacaranya membelikan buku lagi dari online.

Sementara itu CEO Nissan Jepang Hiroto Saikawa (65) di Kasumigaseki Tokyo  tidak mau berkomentar mengenai kesaksian Ghosn besok karena masuk ranah hukum.

"Di dalam Nissan kami terus melakukan investigasi internal untuk melihat segala sesuatu dan menjaga kestabilan manajemen Nissan serta operasional usaha saat ini," papar Saikawa.

Tuduhan ketiga Ghosn adalah telah melanggar kepercayaan perusahaan sehingga penangkapannya diperpanjang hingga 11 Januari mendatang.

Ghosn telah memberikan uang sebesar 1,6 miliar yen dari anak perusahaan Nissan kepada temannya di Arab Saudia, Sheikh Khaled Al-Juffali, wakil presiden salah satu konglomerat terbesar di Arab Saudi, EA Juffali and Brothers, dan anggota dewan direksi Otoritas Moneter Arab Saudi, sebesar 1,8 miliar yen dianggap Ghosn tidak benar.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved