Dituduh Mencuri Lukisan Seharga 50 Juta Yen, Kazuma Yamamoto Akhirnya Dibebaskan Pengadilan Jepang

Hakim Ketua Pengadilan Osaka, Maki Taniguchi, membebaskan seorang dealer Barang Antik Jepang, Kazuma Yamamoto (64) yang dituduh mencuri lukisan.

Dituduh Mencuri Lukisan Seharga 50 Juta Yen, Kazuma Yamamoto Akhirnya Dibebaskan Pengadilan Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Lukisan Kazuo Shiraga berjudul Work-B yang berharga 50 juta yen dicuri dari Galeri Keihin Line dekat Stasiun Osaka, 4 tahun lalu. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hakim Ketua Pengadilan Osaka, Maki Taniguchi, Rabu (13/2/2019) membebaskan seorang dealer barang antik Jepang, Kazuma Yamamoto (64) yang dituduh mencuri lukisan seharga 50 juta yen.

"Tidak ada bukti kalau tersangka sadar bahwa barang yang dibelinya itu adalah barang curian, sehingga putusan bebas untuk tersangka," kata hakim Taniguchi kemarin.

Peristiwa itu terjadi 4 tahun lalu, sebuah lukisan mahal karya Kazuo Shiraga pelukis terkenal Jepang dengan judul lukisan Work-B telah hilang dicuri dari galeri milik Keihin Electric Railways dekat Stasiun Osaka.

Belakangan diketahui lukisan tersebut berada di tangan tersangka Yamamoto sehingga dituntut ke pengadilan oleh pihak pemilik galeri tersebut.

Di pengadilan, Yamamoto mengakui mengetahui lukisan bagus dan mahal tersebut.

Baca: Motonari Otsuru, Pengacara Mantan Bos Nissan Jepang Carlos Ghosn Mengundurkan Diri

Namun tersangka tak tahu kalau lukisan itu dicuri orang dan dia membelinya dari seseorang yang menjualnya.

Penyidikan tidak bisa menunjukkan bukti bahwa Yamamoto mengetahui adanya pencurian lukisan minyak tersebut sehingga hakim menjatuhkan putusan bebas kepada tersangka.

"Tidak terbukti tersangka mengetahui barang yang dibelinya adalah barang curian," kata hakim Taniguchi.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved