Toyota Jepang Kerahkan Mobil Khusus Untuk di Bulan Mulai Dioperasikan 2029

Dengan energi terbatas yang dapat diangkut ke permukaan bulan, penjelajah tekanan berawak akan dapat melakukan perjalanan 10.000 km

Toyota Jepang Kerahkan Mobil Khusus Untuk di Bulan Mulai Dioperasikan 2029
Jiji
Mobil khusus Toyota Motor Corporation kerjasama dengan badan antariksa Jepang (JAXA). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Badan eksplorasi ruang angkasa Jepang (JAXA) bersama Toyota Motor Corporation hari Selasa ini (12/3/2019) memperkenalkan kepada masyarakat mobil khusus ruang angkasa yang akan dioperasikan rencana pada tahun 2029 mendatang.

"Kami sepakat untuk mempertimbangkan kemungkinan kolaborasi dengan Misi Eksplorasi Antariksa Internasional. Sebagai yang pertama, kami akan bekerja sama lebih lanjut tentang mobilitas "penjelajah tekanan berawak" yang diperlukan untuk kegiatan eksplorasi berawak di bulan menggunakan teknologi "kendaraan sel bahan bakar" (FCV), yang telah dipelajari bersama sejauh ini," ungkap Shigeki Terashi Wakil Presiden Toyota Motor siang tadi (12/3/2019).

Dengan energi terbatas yang dapat diangkut ke permukaan bulan, penjelajah tekanan berawak akan dapat melakukan perjalanan 10.000 km atau lebih di permukaan bulan.

Mobil khusus tersbeut dengan ukuran 6 meter × lebar 5,2 meter × tinggi 3,8 meter, atau sekitar 2 mikrobus besarnya. Luas ruangan 13 kubik meter untuk berdua orang.

Dalam keadaan darurat dapat ditinggali oleh empat orang.

Menurut JAXA, Misi Eksplorasi Antariksa Internasional bertujuan untuk kesejahteraan umat manusia yang berkelanjutan, dan untuk tujuan "perluasan area aktivitas manusia" dan "penciptaan aset intelektual", umat manusia bertujuan untuk melampaui atmosfer dan bertujuan ke bulan dan Mars nantinya.

Meskipun demikian diakuinya penting untuk mengoordinasikan penjelajahan tak berawak seperti penjelajah asteroid "Hayabusa 2" yang berhasil mendarat di asteroid Ryugu dan penjelajahan berawak di mana para astronot bertindak di permukaan bulan dengan penjelajah.

Dikatakan bahwa negara-negara saling bersaing untuk meningkatkan teknologi sambil menantang upaya untuk menjelajahi bulan dan Mars, sambil mempromosikan upaya terkoordinasi.

JAXA sedang memeriksa skenario dan studi teknis misi konkret untuk berpartisipasi dalam eksplorasi ruang angkasa internasional, dan penjelajah berawak sebagai elemen penting yang mendukung eksplorasi bulan berawak yang diasumsikan pada tahun 2030-an. Sebagai target peluncuran akan dilakukan tahun 2029.

Kendaraan dinamakan Yujin yoatsu roba atau "Manned pressurized rover".

Biaya pembuatan keseluruhan diperkirakan sekitar 3,8 triliun yen per unit.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved