Penembakan di Selandia Baru

6 Jam Sebelum Tewas Tertembak di Masjid Christchurh, Lilik Abdul Hamid Sempat Unggah Postingan FB

6 Jam sebelum tewas tertembak di Masjid Christchurch saat salat Jumat, Lilik Abdul Hamid sempat unggah postingan di akun Facebooknya.

6 Jam Sebelum Tewas Tertembak di Masjid Christchurh, Lilik Abdul Hamid Sempat Unggah Postingan FB
Facebook Lilik Abdul Hamid/Newshub
Unggahan terakhir Lilik Abdul hamid sebelum tewas tertembak di Masjid Christchurch. 

TRIBUNNEWS.COM - Aksi teror penambakan membabi buta yang terjadi di dua Masjid di kota Christchurch pada Jumat (15/3/2019) waktu setempat masih meyita perhatian.

Pasalnya, 6 Warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan jadi jamaah salat Jumat di Masjid kota Christchurh.

Empat pelaku penembakan di Christchurch yang terdiri dari 3 pria dan satu wanita berhasil diamankan.

Sementara itu satu pelaku pria telah ditetapkan menjadi tersangka.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengonfirmasi pelaku yang ditangkap adalah seorang pria berumur 28 tahun bernama Brenton Tarrant asal Grafton, Australia.

Namun, Tarrant pria berumur 28 tahun ini diketahui baru - baru ini telah tinggal di Dunedi sebuah pulau di selatan Selandia Baru.

Branton Tarrant mengklaim sebagai teroris yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Baca Selengkapnya

Penulis: Grid Network
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved