BBC

Zinedine Zidane kembali tangani Real Madrid: Bale, Hazard, dan insiden di kamar ganti

Zidane kembali menjadi manajer Real Madrid selang 10 bulan usai hengkang dari klub raksasa Spanyol itu. Mampukah dia menuntaskan krisis di klub

Zinedine Zidane mengatakan dirinya "sangat bahagia berada di rumah" setelah dipastikan dia kembali menjadi manajer Real Madrid selang 10 bulan usai hengkang dari klub raksasa Spanyol itu.

Mantan pemain tim nasional Prancis itu menggantikan Santiago Solari, yang dipecat setelah kurang dari lima bulan menangani Los Blancos—julukan Real Madrid.

Zidane sepakat mengasuh Sergio Ramos dan kawan-kawan hingga 2022 mendatang.

Real kini berada pada peringkat tiga di La Liga, 12 poin di bawah pemuncak klasemen, FC Barcelona.

"Manajer terbaik di dunia telah bergabung kembali dengan klub," kata Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

"Takdir kami berpadu sekali lagi."

Namun, di tangan pria berjuluk Zizou itu, bagaimana nasib Real Madrid ke depan? Dan bagaimana situasi di tubuh klub tersebut? Mari simak kolom Guillem Balague, pembawa acara Football Daily yang disiarkan BBC Radio 5 Live.

Guillem Balague's BBC Sport column
BBC

Berselang 10 bulan setelah mengatakan kepada Real Madrid: "Saya akan bertahan, namun jika Anda tidak mau mengikuti kepemimpinan saya, saya lebih baik pergi", Zinedine Zidane kembali menduduki kursi panas di Stadion Santiago Bernabeu.

Saat dia hengkang, Real Madrid telah memenangi tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut dan sebuah gelar juara La Liga.

Kini, dia kembali ke sebuah klub yang tidak jelas arahnya, sebuah klub tanpa gelar musim ini dan hanya bertarung memperebutkan posisi kualifikasi Liga Champions musim depan...dan harga diri.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved