Penembakan di Selandia Baru

Maskapai Air New Zealand Turunkan Harga Tiket, dari dan ke Christchurch Tarif Flat Rp 1,3 Juta

Setelah dihujani protes warga, maskapai NZ menetapkan tarif "flat" 139 dollar atau sekitar Rp 1,3 juta untuk terbang dari dan ke Christchurch.

Maskapai Air New Zealand Turunkan Harga Tiket, dari dan ke Christchurch Tarif Flat Rp 1,3 Juta
shutterstock
Maskapai Penerbangan Air New Zealand. 

TRIBUNNEWS.COM, WELLINGTON - Maskapai penerbangan Air New Zealand akhirnya memangkas tarif penerbangan dari dan ke Kota Christchurch, lokasi serangan teror masjid terjadi beberapa hari lalu.

Setelah dihujani protes warga dan ditegur pemerintah, maskapai itu menetapkan tarif "flat" 139 dollar atau sekitar Rp 1,3 juta untuk terbang dari dan ke Christchurch.

Awalnya, tarif pulang pergi penerbangan dari Auckland menuju Christchurch paling murah adalah 747 dolar atau sekitar Rp 7,4 juta.

Selain itu, manajemen maskapai juga mengembalikan kelebihan uang bagi para penumpang yang membeli tiket pada pukul 15.00, Jumat (15/3/2019).

"Permintaan untuk terbang dari dan ke Christchurch meningkat selama 24 jam terakhir dan semua penerbangan dioperasikan dalam kapasitas nyaris maksimal," kata manajemen maskapai menyusul kritik masyarakat.

Baca: Kisah Abdul Aziz Rela Tinggalkan 4 Anaknya di Masjid Demi Mengalihkan Perhatian Teroris Brenton

"Air New Zealand menetapkan tiket sekali jalan ke dan dari Christchurch sebesar 139 dollar untuk membantu pelanggan yang akan pergi ke kota itu," tambah manajemen.

Sebelumnya, Air NZ dihujani kritik karena mahalnya tiket menuju ke Christchurch menyusul tragedi penembakan di dua masjid.

Seorang pelanggan lewat akun Twitter-nya, Sabtu (16/3/2019), mengekspresikan kekesalannya terkait tiket penerbangan Auckland menuju Christchurch.

Warga Kota Christchurch, Selandia Baru meletakkan karangan bunga untuk mengungkapkan rasa duka terkait penembakan masjid yang menewaskan 49 orang pada Jumat (15/3/2019).
Warga Kota Christchurch, Selandia Baru meletakkan karangan bunga untuk mengungkapkan rasa duka terkait penembakan masjid yang menewaskan 49 orang pada Jumat (15/3/2019). (AFP/GLENDA KWEK)

Banyaknya keluhan warga ini membuat Menteri Keuangan Grant Robertson turun tangan.

Dia menghubungi manajemen Air NZ untuk "meluruskan masalah" dan meminta manajemen maskapai memberikan "tarif spesial" terkait tragedi ini.

Baca: Korban Tewas Penembakan di Masjid Selandia Baru Bertambah Jadi 50 Orang

Air NZ adalah maskapai milik pemerintah dan kementerian keuangan Selandia Baru adalah salah satu pemegang sahamnya.

Robertson kemudian menjelaskan, Air NZ memastikan bakal memberi "tarif spesial" untuk keluarga korban dan memutuskan menurunkan harga tiket ke Christchurch selama beberapa hari ke depan.

"Mereka melakukan keputusan yang tepat," ujar Robertson. (Kompas.com/Ervan Hardoko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maskapai Air NZ Turunkan Harga Tiket ke Kota Christchurch"

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved