Seorang Pria Tabrakkan Mobilnya ke Gerbang Masjid di Queensland, Australia

Seorang laki-laki telah mengemudikan mobilnya memasuki gerbang sebuah masjid di Queensland, Australia, dan meneriakkan kata-kata bernada ofensif.

Seorang Pria Tabrakkan Mobilnya ke Gerbang Masjid di Queensland, Australia
Twitter Queensland Police
Patroli mobil Kepolisian Queensland, Australia 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, QUEENSLAND - Seorang laki-laki telah mengemudikan mobilnya memasuki gerbang sebuah masjid di Queensland, Australia, dan meneriakkan kata-kata bernada ofensif melalui kaca mobilnya.

Ia meneriakkan kata-kata tersebut kepada para jemaah yang berada di dalam masjid.

Sebuah pernyataan resmi disampaikan kepolisian Queensland.

Dalam pernyataan tersebut, laki-laki itu ditangkap pada Sabtu malam waktu setempat setelah diduga melakukan hal mencurigakan dengan mengendarai mobilnya di sepanjang jalan Neville dan masuk ke area Masjid Baitul Masroor.

Ia mengemudikan mobilnya masuk ke gerbang depan masjid yang tertutup, hal itu menyebabkan kerusakan kecil pada bagian gerbang.

"Laki-laki itu diduga meneriakkan kata-kata ofensif melalui jendela mobilnya yang terbuka ke arah orang-orang di dalam masjid, sebelum akhirnya ia pulang dan ditangkap polisi".

Baca: Kisah Abdul Aziz Rela Tinggalkan 4 Anaknya di Masjid Demi Mengalihkan Perhatian Teroris Brenton

Dikutip dari laman nzherald.co.nz, Minggu (17/3/2019), pemuda tersebut berusia 23 tahun dan berasal dari Brown Plains, pinggiran Kota Logan.

Sebelumnya, ia awalnya diamankan oleh kepolisian setempat untuk menjalani tes narkoba, hasilnya pun positif.

Kemudian dibebaskan dengan suspensi SIM 24 jam dengan pemberitahuan untuk kembali datang ke pengadilan terkait kasus pemakaian obat dan menggunakan kendaraan saat di bawah kesadaran.

Namun begitu dibebaskan dari tahanan, ia kembali membawa mobilnya dan langsung mengarahkan kendaraannya itu menuju masjid.

Sesaat setelah melakukan pengrusakan pada gerbang masjid, ia akhirnya pulang ke rumah dan ditangkap aparat yang telah menunggunya.

Ia pun didakwa melakukan pengrusakan secara sengaja, melakukan gangguan terhadap publik dan mengendarai kendaraan bermotor saat masih dalam masa penangguhan tahanan.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved