Sebelum Dipulangkan, Jenazah Mahasiswi Asal Jepara Disalatkan di Masjid Al-Azhar

Pihak KBRI telah menghubungi pihak keluarga FN dan KBRI segera menunjuk seorang lawyer untuk memastikan hak-hak almarhumah tidak dilanggar

Sebelum Dipulangkan, Jenazah Mahasiswi Asal Jepara Disalatkan di Masjid Al-Azhar
Ist/KBRI Kairo
Jenazah FN dishalatkan di Masjid Al-Azhar Kairo, selepas sholat Jumat di masjid Al-Azhar siang waktu setempat. -- 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu


TRIBUNNEWS.COM, MESIR -- Seorang mahasiswa asal Indonesia meninggal dalam sebuah kecelakaan di Ibukota Mesir.

Rencananya jenazah mahasiswi FN asal Jepara, Jawa Tengah itu, akan diterbangkan ke Jakarta, pada Sabtu esok (18/5/201).

Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy mengatakan, pihaknya telah menghubungi pihak keluarga FN dan KBRI segera menunjuk seorang lawyer untuk memastikan hak-hak almarhumah tidak dilanggar.

"Fungsi Protkons dan Pengacara KBRI akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan Mesir serta akan mengawal proses hukum terkait kasus meninggalnya Almarhumah,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat malam (17/5/2019)

Ia mengatakan, jenazah telah dishalatkan di Masjid Al-Azhar Kairo, selepas sholat Jumat di masjid Al-Azhar siang waktu setempat.

"Seribuan warga Indonesia dan asing ikut mendoakan. Semoga husnul khotimah,” imbuh Dubes RI.

FN meninggal pada Rabu, 15 Mei 2019, pukul 23.00, setelah tertabrak mobil truk yang mundur tanpa melihat keberadaan FN di belakangnya, di kawasan Mukattam.

Baca: Warga Mesir Paling Banyak Belanja Saat Haji dan Umrah

FN merupakan Mahasiswi Tingkat Tiga Fakultas Dirasat Islamiyah Kampus Putri, Jurusan Syariah, Universitas Al Azhar Cairo asal Jepara, Fatihatun Nahdliyyah (FN)

Terkait kejadian ini, Kantor Grand Sheikh dan Rektorat Universitas Al-Azhar Cairo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya FN melalui rilis yang di sebarkan Al-Azhar di berbagai media masa Mesir.

Bahkan, Prof. Dr. Ashraf Atiya, Wakil Rektor Al Azhar untuk urusan Kulliyah Banat (Kampus Putri), menyatakan langsung keinginannya menshalatkan almarhumah.

Almarhumah akan tiba menggunakan Turkish Airline di Jakarta pada 19 Mei 2019 dan kemudian diterbangkan ke kampung halamannya di Jepara melalui Semarang dengan pesawat Garuda pada 20 Mei 2019.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved