Senin, 24 November 2014
Tribunnews.com

1.000 Rumah Robot Segera Dibangun di Indonesia

Jumat, 11 Mei 2012 20:18 WIB

1.000 Rumah Robot Segera Dibangun di Indonesia
ISTIMEWA
Murid SD memainkan robot. Rencananya, tahun ini dibangun 1.000 rumah robot di Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - World Robotic Explorer alias rumah yang mengedukasi teknologi robotik bagi anak-anak, bakal diperbanyak di 1.000 tempat di seantero Indonesia.

Uniknya lagi, pembangunan rumah robotik pertama di luar kota Jakarta, akan dibangun di satu daerah yang masih alami, yakni di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

"Kami ingin pemerataan, maka kami akan mulai membangun rumah robotik di luar Pulau Jawa, yaitu  di Kabupaten Sumba Barat Daya, yang kemudian disusul di daerah lain. Kami juga sudah survei untuk membangun di Tegal dan Surakarta," kata Komisaris World Robotic Explorer (Rumah Robot) Rizal Haryanto, melalui rilis, Jumat (11/5/2012).

Dijelaskan, tujuan mengedukasi anak-anak sejak dini melalui rumah robot, agar bisa mengantisipasi terjadinya lompatan teknologi yang terus berkembang.
"Jangan sampai teknologi robot berkembang di ASEAN dan kita menjadi norak karena tidak tahu. Nah, sejak awal kami perkenalkan teknologi robotic ini," terangnya.
     
Menurut Rizal, saat ini World Robotic Explorer sudah masuk ke lebih dari 40 sekolah nasional dan internasional. Tidak hanya dalam program ekstra kurikuler, melainkan juga bagian dari pelajaran di sekolah.

Dalam kesempatan itu ditandangani MoU kerja sama kemitraan antara World Robotic Explorer, yang diwakili Direktur World Robotic Jully Tjindrawan, Exhibiton Consultant Handini Puspasari, dan Pemda Sumba Barat Daya yang diwakili Bupati dr Kornelius Kodi Mete.
         
“Ini sebuah kehormatan, karena meskipun  di Sumba Barat Daya kehidupannya  masih alami, tapi kami sudah mulai menerima rangsangan edukasi teknologi robotic. Kami berharap lompatan ini akan mengedukasi anak-anak di Sumba Barat Daya dan memberikan proses memajukan sumber daya manusia, yang akhirnya berdampak terhadap pembangunan masyarakat di daerah kami," tutur Bupati Sumba Barat Daya Kornelius Mete.
     
Dengan begitu, Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi kota kedua berdirinya Rumah Robot. Saat ini, baru terdapat satu Rumah Robot yang berdiri di Jakarta, di Thamrin City.
       
Selain berencana mengembangkan 1.000 rumah robot di Indonesia, World Robotic Explorer juga berencana menggelar pameran robot tingkat internasional, yang diikuti sejumlah peserta dari lima negara.

Acara itu dijadwalkan berlangsung pada 12-16 Juni 2013, yang bertajuk 'Indonesia Robotic Exhibiton Next Generation 2013' atau disingkat IRENG 2013', di Central Park, Jakarta.
       
Dalam pameran itu, menurut Exhibition Consultant Handini Puspasari, akan ditampilkan perkembangan robot dunia dari berbagai sektor, mulai dari robot yang digunakan dalam bidang industri, robot untuk kegunaan kesehatan, serta robot untuk dunia hiburan dan permainan (edutainment robots).  

Kendati  masih tergolong teknologi baru, tapi di Indonesia teknologi robotic sudah lama dikembangkan.

Menurut Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan BPPT Arya Rezavidi, teknologi robotic sudah dikembangkan di sejumlah perguruan tinggi dan universitas, dengan  mendesain ciptaan sendiri, dan membentuk suatu study group. (*)

Berita Nasional Terkini

Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Yaspen Martinus

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas