• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribunnews.com

APJII Tanamkan DNS Nawala di IIX

Rabu, 8 Agustus 2012 10:51 WIB
APJII Tanamkan DNS Nawala di IIX
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Diperkirakan 50 juta lebih pengguna internet Indonesia mengalami ketergantungan dan memanfaatkan internet sebagai kegiatan positif, seperti membuka email, mengunduh dan mengunggah berkas/gambar/lagu/video, untuk hiburan (game online), atau sekadar pasang status memberitahu teman.

Di balik kegiatan dan manfaat positifnya, internet juga memiliki potensi untuk hal-hal negatif.  Perjudian online, penipuan, penyesatan (phising), perangkat lunak berbahaya (malware) dan pornografi adalah bagian dari sisi negatif internet yang sayangnya mudah sekali terakses oleh para pengguna baik sengaja maupun sengaja.

Untuk memperkecil dampak negatif tersebut, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Yayasan Nawala Nusantara (Nawala) bekerja sama dalam kerangka memfilter konten-konten negatif tersebut. Caranya, adalah dengan memasang sistem penapisan internet DNS Nawala di exchange APJII (Indonesia Internet Exchange - IIX APJII). Pemasangan di IIX ini perlu karena di sinilah pusat pertukaran data antarpengguna/pelanggan ISP.

Dengan pemasangan DNS Nawala tersebut di IIX, maka secara otomatis akan memberikan manfaat bagi para ISP (Indonesia Service Provider) anggota APJII yang tersambung di exchange tersebut. Sebab, konten-konten negatif dari pengguna atau pelanggan dari ISP yang melalui terminal (exchange) akan terfilter oleh system DNS Nawala tersebut sehingga pelanggan dari ISP lain bisa terhindar dari konten-konten negatif.

Dalam kerjasama ini, APJII menyediakan perangkat, layanan dan biaya operasional yang diperlukan dalam masalah filtering ini. "Diharapkan kerjasama antara APJII dan Nawala akan membantu mengurangi potensi efek negatif internet terutama kepada generasi muda yang merupakan generasi pengguna internet terbesar," kata Sammy Pangerapan, Ketua Umum APJII dalam rilis tertulisnya.

Namun, lebih dari itu dari waktu ke waktu APJII berkawajiban melindungi anggota dan pelanggan yang notabene masyarakat Indonesia dari konten-konten negatif tersebut. Kerjasama dengan Nawala ini bukan satu-satunya yang dilakukan APJII dalam upaya untuk keamanan jaringan internet. Antara lain APJII sudah bekerjasama dengan ID-SIRTI dan juga ID-Cert yang aktif memberikan data abuse.

DNS Nawala yang saat ini dikelola oleh Yayasan Nawala Nusantara, sejak tahun 2009 merupakan sistem penapisan internet berbasis teknologi DNS yang telah digunakan secara meluas di kalangan pengguna langsung, maupun oleh kalangan ISP/Provider  baik di dalam dan di luar negeri.

APJII sendiri yang sudah berdiri sejak tahun 1996, saat ini anggotanya terdiri dari 250 perusahaan se-Indonesia, besar dan kecil. APJII memiliki exchange – sebagai tempat pertukaran traffic antaranggota – di beberapa tempat. Di Jakarta ada 3 exchange yakni IIX-JK1, IIX-JK2, dan IIX-JK3.

Sedangkan di daerah sudah ada IIX APJII antara lain di Yogyakarta, Surabaya, Medan, Bali, Jateng (Semarang), dan Palembang. Dengan ketersambungan antar-exchange tersebut, yang dilengkapi dengan filtering dengan teknologi DNS dari Nawala tersebut, maka manfaat langsung kepada pengguna internet Indonesia akan semakin nyata.

Penulis: Hendra Gunawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
807491 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas