• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribunnews.com

Sekali Bongkar HTC One, Sulit Merangkai Kembali

Senin, 1 April 2013 15:54 WIB
Sekali Bongkar HTC One, Sulit Merangkai Kembali
IST
HTC One

TRIBUNNEWS.COM, LOS ANGELES – HTC One memang hadir dengan desain yang menarik dan juga solid. Namun, desain ini membawa masalah tersendiri bagi HTC, produk ini sulit untuk dirakit.

Tidak itu saja, ternyata penggunaan desain tersebut berdampak terhadap sulitnya HTC One untuk diperbaiki.

Bahkan, iFixit, spesialis pemandu reparasi perangkat mobile, yang telah membongkar ponsel HTC One, memberikan angka repairability (perbaikan) terburuk, yaitu 1 dari 10. Semakin kecil nilainya, semakin sulit sebuah produk untuk diperbaiki.

Menurut iFixit, sangat sulit, bahkan nyaris mustahil, untuk membuka dan memperbaiki perangkat ini tanpa harus merusak bagian casing. Hal ini dapat terjadi karena HTC menggunakan lem untuk merangkai ponsel ini, bukan menggunakan baut.

"Ternyata isi (komponen) HTC One direkatkan ke casing berbahan aluminium. Bisa saja Anda merusak tepi dari perangkat tersebut (saat sedang dibuka). Buruknya lagi, Anda mungkin bisa secara tidak sengaja mengoyak speaker atau kabel selama proses pembukaan," tulis iFixit, seperti dikutip dari LA Times, Sabtu (30/3/2013).

Selain itu, layar dari HTC One juga sangat sulit untuk dibuka. Untuk mencabut layar, pengguna harus terlebih dahulu membuka casing bagian belakang, sebuah proses yang memiliki tingkat kesulitan yang sama tingginya. "Hal ini menyebabkan, penggantian layar yang rusak akan sulit untuk dilakukan," ujar iFixit.

Pergantian bagian baterai juga sangat sulit dilakukan. Baterai HTC One itu tersembunyi di bagian bawah motherboard dan direkatkan ke bagian tengah casing.

"Kurang dari seminggu setelah BlackBerry Z10 membuat kami kagum dengan mudahnya bongkar-pasang baterai, HTC One membuyarkan impian kami untuk masalah perbaikan," kata iFixit.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
0 KOMENTAR
1617452 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas