• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

Wow, Meski Kecil Lampu AKuMau Bisa Terangi Satu Kamar Besar Lho

Selasa, 9 April 2013 22:27 WIB
Wow, Meski Kecil Lampu AKuMau Bisa Terangi Satu Kamar Besar Lho
TRIBUNNEWS.COM/RICHARD SUSILO
Sebuah lampu darurat LED sangat kecil, Aqumo Candle (dialihbhasakan ke Indonesi akan menjadi AkuMau ukuran 5 mm dengan badan ukuran 2cmx4cm ternyata dapat menerangi satu kamar besar sekitar 12 meter meter persegi. Bahkan bisa menerangi selama dua minggu (1x24 jam) tanpa mati.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah lampu darurat LED sangat kecil, Aqumo Candle (dialihbhasakan ke Indonesi akan menjadi "AkuMau") ukuran 5 mm dengan badan ukuran 2cmx4cm ternyata dapat menerangi satu kamar besar sekitar 12 meter meter persegi. Bahkan bisa menerangi selama dua minggu (1x24 jam) tanpa mati.

"Lampu darurat ini sangat praktis dan bagu serta cocok buat Indonesia yang banyak pulau, sampai ke desa dan hutan sekalipun bisa terang benderang dengan lampu ini. Kita memang menargetkan Indonesia. Dengan ukuran kecil seperti caberawit ternyata dapat memberikan kecerahan, terang dan kebahagiaan bagi satu ruangan yang luas," papar Y. Kawakami, Direktur Operasional Office Promosi Ltd. di Tokyo khusus kepada Tribunnews.com, Selasa (9/4/2014).

Lampu ini sebenarnya dibuat dan dimaksudkan untuk para korban bencana alam 11 Maret 2011. Sangat terbantu sekali para korban saat itu yang tak ada lampu, tak ada listrik, karena jaringan putus semua di tengah bencana alam besar itu.

Luar biasa menarik sekali lampu LED ini memang. Sangat kecil tetapi bisa dipakai untuk berbagai keperluan. Bukan hanya keadaan darurat lampu mati tetapi juga bisa dipakai untuk penerangan di berbagai fasilitas umum, seperti rumah sakit, atau pasar, atau tempat pemberhentian bus, sambil menunggu dapat tenang karenang terang dan sebagainya, tambahnya.

Untuk keperluan tempat hiburan pun menarik dipakai misalnya tempat karaoke, klub malam dan sebagainya sehingga tetap terang walau remang-remang, dan paling penting lagi tidak ada biaya listrik karena memang tidak pakai listrik apa pun.

Menyalakan lampu ini pun sangat mudah dan tak perlu perawatan apa pun. Hanya dibasahkan atau dikenakan air sedikit saja pada bagian "pantatnya" lampu LED sudah otomatis menyalah dengan baik dan terang. Setelah itu tak perlu diapa-apakan lagi. Selama dua minggu lampu LED akan menyala terus menerus. Setelah itu mati dan dibuang. Mungkin inilah satu-satunya kelemahan lampu itu yaitu bisa dinyalakan tetapi tak bisa dimatikan.

"Sebenarnya kita bisa membuat switch nyala mati tapi harganya jadi mahal dan rasanya tidak cocok dengan tujuan semula karena memang dimaksudkan untuk tempat yang belum ada listrik atau untuk keperluan darurat saja," paparnya lagi.

Harga lampu LED ini memang sangat murah hanya 30 ribu rupiah saja sebuah dan yang menarik pula bisa kita desain untuk menjadi sebuah lampu penerangan berseni. Misalnya beberapa lampu LED itu kita tata berderetan, lalu diberikan penutup yang kita buat sendiri. Atau badannya disembunyikan sehingga lampunya saja ke luar dan menerangi ruangan dan sekeliling.

Sekali menyala tak perlu ada perawatan apa pun lagi dia akan tetap menyala selama dua minggu tanpa mati, dengan terang benderang yang sama. Setelah dua minggu otomatis mati sendiri dan dapat dibuang ke tempat sampah biasa karena dapat diproseskan ke alam. Apabila ingin ditutup karena mungkin silau, kita buatkan penutup dari kertas atau apa pun, dan tidak akan terbakar kertas atau penutup itu karena ini lampu LED.

Bahannya dari magnesium sehingga sampah dapat terdaurulang dengan baik tidak membahayakan lingkungan. Bahkan menyala terus dua minggu terus-menerus tidak akan panas dan tidak membahayakan apa pun, jatuh pun tidak rusak tidak pecah, kuat sekali, ungkapnya lagi.

Satu hal lagi yang menarik adalah asli buatan Jepang sehingga kualitas terjamin baik sesuai dengan kontrol kualitas yang telah dilakukan di pabriknya di Jepang. Info lengkap silakan email: info@promosi.jp

Editor: Widiyabuana Slay
0 KOMENTAR
1649642 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas